Minat investor ke reksadana dolar meningkat, investor cari lindung nilai rupiah

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Minat investor terhadap reksadana berbasis dolar Amerika Serikat (AS) dinilai masih akan berlanjut seiring tren pelemahan rupiah terhadap dolar AS yang bersifat jangka panjang. Berdasarkan data Infovesta, reksadana dolar AS dengan pertumbuhan asset under management (AUM) tertinggi ditempati BNP Paribas Prima USD kategori pendapatan tetap. Produk tersebut mencatat pertumbuhan AUM sebesar US$ 106,53 juta atau naik 82,77%...

Read More »

Rupiah ditutup di level terlemah Rp 17.529, tertekan isu geopolitik dan MSCI

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot kembali ditutup melemah bahkan menembus di atas level Rp 17.500 pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah parkir di level Rp 17.529 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,66% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 17.414 per dolar AS. Ini jadi penutupan terburuk rupiah sepanjang masa. Pada perdagangan intraday, rupiah bahkan sempat menyentuh level Rp...

Read More »

Usai pengumuman integrasi dengan MUFG, saham BDMN bergejolak, investor profit taking

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Sehari setelah PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) dan MUFG Indonesia mengumumkan intensi untuk integrasi, perdagangan saham BDMN berlangsung semarak. Sempat menyentuh auto rejection atas (ARA) di Rp 5.875 pada sesi pre-opening, BDMN berada di Rp 4.850 atau naik 3,19%. Pada Selasa (12/6), harga saham BDMN ditutup melorot 6,6% ke Rp 4.390. Investor melakukan penjualan setelah keterbukaan informasi (sell Ussindonesia.co.id) untuk...

Read More »

RUPST Siloam (SILO) setujui seluruh agenda termasuk penggunaan laba bersih

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mendapat restu dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 atas seluruh mata acara rapat. Dalam RUPST tersebut, manajemen Siloam memaparkan kinerja 2025 yang menjadi dasar penguatan strategi pertumbuhan ke depan, termasuk implementasi diferensiasi arketipe operasional. Presiden Direktur Siloam David Utama mengatakan, kinerja operasional dan keuangan perseroan...

Read More »

Prospek kinerja emiten properti kawasan industri kala PMA naik pada kuartal I 2026

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Kinerja emiten properti kawasan industri dinilai masuk tren pemulihan di tahun 2026. Sentimen peningkatan pertumbuhan ekonomi dan realisasi penerimaan modal asing (PMA) di kuartal I 2026 menjadi katalis utama untuk pemulihan kinerja emiten kawasan industri di tahun ini. Tren pemulihan juga didorong oleh peningkatan kinerja sejumlah emiten properti kawasan industri di tiga bulan pertama tahun ini. Tengok saja, kinerja PT...

Read More »

Penerbitan obligasi korporasi diproyeksi masih solid, ini alasannya

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Penerbitan obligasi korporasi diproyeksi masih solid pada tahun 2026. Salah satu faktor utama yang menopang prospek tersebut adalah tingginya kebutuhan refinancing korporasi di tengah besarnya surat utang yang akan jatuh tempo. Kepala Ekonom Bank Central Asia, David Sumual, mengatakan prospek obligasi korporasi ke depan akan dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari pergerakan nilai tukar rupiah, risiko fiskal, hingga...

Read More »

Rupiah melemah tajam Rp 17.529, lonjakan harga minyak jadi pemicu

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot kembali melemah tajam. Selasa (12/5/2026), rupiah spot ditutup di level Rp 17.529 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah melemah 0,66% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 17.414 per dolar AS. Ini jadi penutupan terburuk rupiah sepanjang masa. Pada perdagangan intraday, rupiah bahkan sempat menyentuh level Rp 17.535 per dolar AS pada 14.28 WIB. Analis mata uang...

Read More »

Meningkat 20%, penerbitan obligasi korporasi hingga April capai Rp 67,05 triliun

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Penerbitan obligasi korporasi menunjukkan tren peningkatan hingga April 2026. Kondisi ini didorong oleh korporasi yang memanfaatkan momentum yield rendah untuk memperoleh biaya pendanaan yang lebih kompetitif. Chief Economist PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), Suhindarto mengatakan, meskipun pada April 2026 terjadi perlambatan pertumbuhan penerbitan surat utang korporasi sebesar 13,20% secara year on year (YoY),...

Read More »