Ini saham laggard penyebab IHSG jatuh 6,94% dalam sepekan

Ussindonesia.co.id  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 97,40 poin atau 1,18% ke 8.329,60 pada akhir perdagangan Jumat (30/1/2026). Meski begitu, pergerakan IHSG melemah sebesar 6,94% dalam sepekan.

Sementara itu, asing tercatat melakukan aksi jual bersih sebesar Rp 1,53 triliun. Di mana dalam sepekan asing net sell sekitar Rp 13,92 triliun. 

Ifishdeco (IFSH) Menyambut 2026 Dengan Strategi Baru di Tengah Koreksi Harga Nikel

Adapun beberapa saham yang menggerakkan IHSG hingga bertahan di zona merah alias laggard dalam sepekan pada periode 23-30 Januari 2026 diantaranya sebagai berikut : 

  1. BREN poin pada indeks 36,47ditutup di harga Rp 8.525 per saham.
  2. BRPT poin pada indeks 33,96 ditutup di harga Rp 2.160 per saham
  3. IMPC poin pada indeks 28,96 ditutup di harga Rp 2.380 per saham
  4. DSSA poin pada indeks 23,79 ditutup di harga Rp 99.000 per saham
  5. BBCA poin pada indeks 23,77 ditutup di harga Rp 7.400 per saham
  6. BUMI poin pada indeks 23,28 ditutup di harga Rp 258 per saham
  7. PTRO poin pada indeks 23,28 ditutup di harga Rp 7.050 per saham
  8. BRMS poin pada indeks 22,48 ditutup di harga Rp 1.080 per saham
  9. BYAN poin pada indeks 22,00 ditutup di harga Rp 15.750 per saham
  10. VKTR poin pada indeks 21,1 ditutup di harga Rp 800 per saham