IHSG ambruk 8 hari berturut-turut, cek saham yang banyak dijual asing, Kamis (21/5)

Ussindonesia.co.id  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali merosot di zona merah untuk delapan hari perdagangan berturut-turut. 

IHSG tertekan berbagai sentimen baik domestik maupun global.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG merosot 3,53% atau terpangkas 223,55 poin ke level 6.094,94 pada penutupan perdagangan Kamis (21/5/2026).

IHSG Berpeluang Teknikal Rebound pada Selasa (19/5), Ini Proyeksi Analis

Total volume perdagangan saham di BEI pada Kamis  mencapai 35,77 miliar dengan nilai transaksi Rp 18,49 triliun.

Ada 663 saham yang melemah jadi pemberat IHSG, sementara 88 saham menguat dan 69 saham stagnan.

Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 544,89 miliar di seluruh pasar.

Semakin Tertekan, IHSG Ambruk 3,23% ke 6.505 Pukul 09,34 WIB, Senin (18/5)

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Kamis:

1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 204,15 miliar

2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 145,92 miliar

3. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 141,5 miliar

4. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 136,88 miliar

5. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 135,12 miliar

6. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 119,29 miliar

7. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 103,92 miliar

8. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 103,5 miliar

9. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 88,39 miliar

10. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 31,83 miliar