Harga emas melonjak pada awal pekan, berikut sentimen pendorongnya

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Harga emas dunia melonjak pada perdagangan Senin (5/1/2026). Mengutip Bloomberg, pada Senin (5/1/2026) pukul 11.05 WIB, harga emas spot da di level US$ 4.403,36 per ons troi, naik 1,64% dari akhir pekan lalu. 

Pengamat komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, kenaikan harga emas dunia dipengaruhi dua faktor. Pertama, kondisi geopolitik. Drone Ukraina disebut melakukan penyerangan terhadap rumah dinas Presiden Rusia Vladimir Putin yang membuat Rusia kembali melakukan penyerangan di wilayah Ukraina. 

Dengan adanya penyerangan terhadap rumah dinas Putin tersebut membuat perang ini kembali berkobar.

Rupiah Spot Melemah Tipis ke Rp 16.730 per Dolar AS pada Senin (5/1) Pagi

Sentimen berikutnya terkait kekhawatiran Amerika Serikat (AS) yang ikut campur urusan dalam negeri Iran karena adanya aksi demontrasi di Iran. Demonstrasi itu disebut karena perkembangan ekonomi di Iran.

AS juga telah menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya. Hal ini semakin menambah ketegangan kondisi geopolitik global. 

“Kondisi geopolitik membuat harga emas kemungkinan besar akan naik secara signifikan,” ujar Ibrahim saat dikonfirmasi Kontan, Senin (5/1/2026).

Dari segi sentimen politik di AS, Ibrahim menjelaskan bahwa apa yang dilakukan Presiden AS Donald Trump yang memerintahkan penyerangan ke Venezuela tanpa persetujuan kongres. Partai Demokrat di kongres kemungkinan besar akan melakukan mosi tidak percaya terhadap Trump. 

IHSG Menguat pada Perdagangan Senin (5/1) Pagi, MEDC, BUMI, ANTM Top Gainers LQ45

“Biasanya sebelum presiden melakukan invasi harus persetujuan kongres terlebih dahulu. Sehingga memanasnya situasi di AS kembali tegang,” kata Ibrahim. 

Ibrahim memproyeksikan harga emas selama sepekan ini akan berada di level US$ 4.505 per ons troi.