
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Harga minyak naik pada perdagangan Jumat (16/1/2026) pagi. Pukul 07.18 WIB, Mengutip Bloomberg, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari 2026 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 59,24 per barel, naik 0,08% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 59,19 per barel.
Harga minyak naik tipis dan bergerak stabil di kisaran US$ 59 per barel setelah mengalami penurunan terbesar sejak Juni 2025, karena AS mengindikasikan akan menunda serangan terhadap Iran.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meminta Presiden AS Donald Trump untuk menunda serangan kepada Iran, menurut laporan New York Times.
Wall Street Menguat, Saham Bank Naik Pasca Rilis Laporan Kinerja, Saham Chip Melonjak
Meski begitu, AS meningkatkan kehadiran militernya di Timur Tengah. Setidaknya, satu kapal induk sedang bergerak ke wilayah tersebut dan set militer lainnya diperkirakan akan dipindahkan ke sana dalam beberapa hari mendatang.
Harga minyak diperkirakan naik pada akhir pekan ini. Gejolak Venezuela dan gangguan ekspor Kazakhstan dari Laut Hitam turut mendorong kenaikan Harga.