Konstituen MSCI Indonesia small cap index anjlok, saham FILM, PTRO, MDKA sentuh ARB

Ussindonesia.co.id , JAKARTA —Sederet saham anggota MSCI Indonesia Small Cap Index terpantau merosot pada perdagangan sesi I, Senin (2/2/2026), menanti hasil pertemuan BEI dan Morgan Stanley Capital International (MSCI). 

Indeks MSCI Indonesia Small Cap dirancang untuk mengukur kinerja segmen saham berkapitalisasi kecil di pasar Indonesia. Dengan 56 konstituen, indeks MSCI Indonesia Small Cap Index mencakup sekitar 14% dari keseluruhan pasar saham Indonesia.

Berdasarkan dokumen MSCI per 31 Desember 2025, 10 saham yang masuk jajaran top 10 konsituen MSCI Indonesia Small Cap Index ialah PT MD Entertainment Tbk. (FILM), PT Bumi Resources Tbk. (BUMI), PT Petrosea Tbk. (PTRO), PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), dan PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG). 

Lebih lanjut, 5 saham lainnya ialah PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF), PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP), PT XLSmart Telecom Tbk. (EXCL), PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS). 

Pada perdagangan hari ini hingga pukul 12.00 WIB atau akhir sesi I, mayoritas saham tersebut mengalami koreksi tajam. Beberapa di antaranya menyentuh auto rejection bawah (ARB). 

: IHSG Anjlok hingga 4% Menanti Kejelasan Nasib di Indeks MSCI

Berdasarkan data BEI, saham FILM jeblok 15% ke level Rp12.325, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) turun 14,73% ke level Rp220, PT Petrosea Tbk. (PTRO) turun 14,89% ke level Rp6.000, dan saham PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) merosot 14,95% ke level Rp2.730. 

Senada, saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) jeblok 12,59% ke level Rp3.680, PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) turun 14,62% ke level Rp1.110, PT XLSmart Telecom Tbk. (EXCL) turun 13,64% ke level Rp2.850.

Selain itu, saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) melemah 8,79% ke level Rp8.300 dan PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) turun tipis 0,44% ke level Rp1.140 dan saham. 

Di sisi lain, hanya saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) yang terpantau naik 5,19% ke level Rp2.230 pada akhir sesi I pada hari ini. 

Seperti diberitakan Bisnis, Bursa Efek Indonesia (BEI) didampingi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menggelar pertemuan secara daring dengan MSCI. Pertemuan itu menyusul pengumuman MSCI untuk melakukan interim freeze atau pembekuan rebalancing untuk saham-saham Indonesia. 

Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan pertemuan tersebut bertujuan untuk meyakinkan index provider global bahwa Indonesia memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan transparansi, tata kelola, serta kualitas pasar modal secara berkelanjutan.

Menurut Jeffrey, dialog dengan MSCI menjadi bagian penting dari upaya menjaga kepercayaan investor global, terutama di tengah isu tata kelola dan pengawasan perdagangan saham yang belakangan menjadi perhatian. 

Sentimen MSCI itu memukul IHSG ke level 7.887,16 hingga akhir sesi I perdagangan hari ini, Senin (2/2/2026). Sepekan terakhir, indeks komposit sudah jeblok 12,12%. 

Terkait dengan volatilitas IHSG dan krisis kepercayaan terhadap pasar saham Indonesia, OJK memaparkan delapan rencana aksi percepatan reformasi di pasar modal Indonesia. 

Pejabat Sementara Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Frederica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa rencana aksi reformasi pasar modal itu terbagi dalam empat misi utama, yakni penambahan likuditas, transparansi, tata kelola dan penegahan hukum serta demutualisasi bursa efek.

Adapun, delapan rencana aksi percepatan reformasi integritas pasar modal Indonesia itu mencakup kebijakan baru free float, transparansi ultimate beneficial ownership (UBO), penguatan data kepemilikan saham, demutualisasi BEI, penegakan peraturan dan sanksi, tata kelola emiten, pendalaman pasar secara terintegrasi, serta kolaborasi dan sinergi dengan stakeholders.

Top 10 konsituen MSCI Indonesia Small Cap Index 

  • PT MD Entertainment Tbk. (FILM) turun 15% ke level Rp12.325
  • PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) turun 14,73% ke level Rp220
  • PT Petrosea Tbk. (PTRO) turun 14,89% ke level Rp6.000
  • PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) turun 12,59% ke level Rp3.680
  • PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) turun 14,62% ke level Rp1.110 
  • PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) turun 0,44% ke level Rp1.140
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) turun 14,95% ke level Rp2.730
  • PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) turun 8,79% ke level Rp8.300
  • PT XLSmart Telecom Tbk. (EXCL) turun 13,64% ke level Rp2.850
  • PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) naik 5,19% ke level Rp2.230 

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.