RUPS Trimegah Karya (UVCR) sepakat bagi dividen Rp1 miliar

Ussindonesia.co.id , JAKARTA—PT Trimegah Karya Pratama Tbk. (UVCR) menyepakati pembagian dividen tunai sebesar Rp1 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Kamis (21/5/2026).

Dalam rapat tersebut, para pemegang saham juga menyetujui alokasi laba bersih untuk program employee stock ownership program (ESOP) dan management stock ownership program (MSOP) sebesar Rp1,5 miliar, sedangkan sisanya sebesar Rp2,97 miliar ditetapkan sebagai laba ditahan.

Direktur Utama UVCR Hady Kuswanto mengatakan persetujuan seluruh agenda RUPST menjadi fondasi penting bagi perseroan untuk memperkuat strategi pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

: UVCR Perkuat Ekspansi Voucher Digital, Genjot Ekosistem Loyalty

“Persetujuan seluruh mata acara RUPST ini menjadi landasan penting bagi UVCR untuk terus memperkuat inovasi, memperluas ekosistem bisnis, dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (22/5/2026).

Sepanjang 2025, UVCR membukukan pendapatan sebesar Rp982 miliar atau tumbuh 17,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih perseroan juga meningkat 52,2% secara tahunan menjadi Rp5,47 miliar.

: : UVCR Masuk Daftar Marjin, Aktivitas Perdagangan Makin Likuid

Perseroan menyebut pertumbuhan tersebut ditopang peningkatan distribusi voucher digital, loyalitas pelanggan, serta bertambahnya basis pengguna aktif aplikasi Ultra Voucher.

Dalam mata acara pertama, pemegang saham menyetujui laporan tahunan perseroan, termasuk laporan pengawasan dewan komisaris dan pengesahan laporan keuangan tahun buku 2025.

: : Pacu Penjualan Voucer, UVCR Gandeng BCA

Rapat juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada direksi dan dewan komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku berjalan.

Selanjutnya, pemegang saham menyetujui penetapan remunerasi dewan komisaris dengan nilai yang sama atau maksimal meningkat 10% dibandingkan tahun sebelumnya. Dewan komisaris juga diberikan kewenangan untuk menetapkan remunerasi dan pembagian tugas direksi perseroan.

RUPST turut menyetujui penunjukan akuntan publik dan kantor akuntan publik independen yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.

Selain itu, pemegang saham menyetujui pengangkatan kembali seluruh anggota direksi dan susunan baru dewan komisaris untuk masa jabatan lima tahun mendatang. Susunan manajemen UVCR setelah RUPST yakni Hady Kuswanto sebagai Direktur Utama, Riky Boy H. Permata sebagai Direktur, Danny Eugene sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, serta Rangga Ananta Dana dan Adi Kiswoyo Joe sebagai Komisaris.

Direktur UVCR Riky Boy H. Permata mengatakan perseroan akan terus memperkuat kapabilitas teknologi dan memperluas kolaborasi strategis guna mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Menurutnya, industri reward, loyalty, dan digital gifting di Indonesia masih memiliki prospek pertumbuhan besar. Karena itu, perseroan akan fokus menghadirkan inovasi produk dan memperluas integrasi ekosistem bisnis untuk meningkatkan nilai tambah bagi pelanggan maupun mitra usaha.