Prabowo Panggil Kapolri dan Bos Danantara Rosan ke Hambalang

Presiden Prabowo Subianto memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (24/4). Kedua pejabat Kabinet Merah Putih itu menghadap Prabowo secara terpisah.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letnan Kolonel TNI Teddy Indra Wijaya menyampaikan, pertemuan antara Prabowo dan Rosan lebih banyak membahas soal perkembangan program pembangunan hilirisasi di 13 lokasi di berbagai wilayah di Tanah Air.

“Perkembangan program hilirisasi yang berikutnya akan segera dibangun di 13 lokasi di Indonesia,” kata Teddy, dalam rilis pers yang diterbitkan oleh Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Jumat (24/4).

Teddy menjelaskan, pertemuan tersebut membahas rencana masuknya sejumlah investor yang akan menanamkan modal di Indonesia. Investor itu mencakup sektor waste to energy atau pengolahan sampah menjadi energi, sumber daya mineral, industri pertanian, padat karya, dan garmen.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo memerintahkan program hilirasasi juga harus mencakup sektor pertanian dan perikanan. “Presiden Prabowo menginginkan agar hilirisasi tidak hanya di bidang energi dan mineral tetapi juga harus mencakup bidang pertanian dan perikanan,” ujarnya.

Langkah nasional tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pembangunan ekonomi berbasis nilai tambah, perluasan lapangan kerja, serta penguatan daya saing dari sektor hulu hingga hilir.

Sementara itu, pertemuan antara Kapolri dan Prabowo lebih banyak membahas sejumlah isu strategis terkait keamanan nasional. Hal ini juga mencakup kondisi umum situasi nasional di berbagai sektor.

Teddy menyebutkan, Kapolri melaporkan perkembangan sejumlah program strategi Kepolisian. Program tersebut meliputi penguatan transformasi layanan publik digital, peningkatan profesionalisme anggota sejak proses rekrutmen hingga pelaksanaan tugas kedinasan, serta upaya menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Prabowo dan Listyo Sigit turut membahas penguatan sinergi antara Kepolisian dengan berbagai lembaga dan sektor terkait guna mendukung terlaksananya program-program nasional.

“Selain itu, dibahas mengenai sinergi antara Kepolisian dan berbagai lembaga dan sektor terkait guna memperkuat program nasional, baik dalam sektor pertanian, pangan, makan bergizi, penanganan gerakan cepat bencana, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Teddy.