Jakarta, IDN Times – Perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali bergeliat mulai hari ini, Rabu (25/3/2026) seiring berakhirnya libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026.
Perdagangan saham telah libur sejak Rabu (18/3/2026) atau selama 5 hari kerja.
Tim Riset MNC Sekuritas memprediksi di awal hari kerja usai libur panjang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak variatif, dikarenakan penyesuaian portofolio investor.
1. Pergerakan IHSG sebelum libur panjang
Pada Selasa (17/3/2026), IHSG menunjukkan penguatan 32,23 poin atau 0,46 persen ke level 7.106,84 di penutupan perdagangan sebelum libur panjang. IHSG dibuka pada zona hijau ke level 7.074,61 pada hari itu.
Tercatat investor membukukan transaksi senilai Rp24,51 triliun, dengan volume lembar saham yang diperdagangkan sebanyak 29,14 miliar, dan frekuensi sebanyak 1,6 juta kali.
2. Bakal bergerak ke level 7.200-an
MNC Sekuritas memprediksi IHSG bisa melanjutkan koreksi, tapi juga ada peluang menguat pada rentang 7.176 – 7.238.
Berdasarkan analisis MNC Sekuritas, level support kuat IHSG berada di 6.991 dan 6.843, dan level resistansi pada 7.156 dan 7.239.
Hari ini, IHSG diprediksi bergerak variatif dengan kecenderungan menguat terbatas, menuju level resistansi 7.238.
3. Saham-saham yang bisa jadi incaran
Ada empat saham yang dinilai sesuai dengan proyeksi di atas, sebagai berikut:
-
PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB)
-
PT XL Axiata Tbk (EXCL)
-
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
-
PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA).
Alarm Pasar Saham Aktif setelah 25 Tahun, Apa Artinya bagi Investor? Pintu Catat Lonjakan Trading Tokenisasi, Saham Teknologi Mendominasi IHSG Perkasa Sebelum Libur Lebaran, 5 Saham Ini Masuk Top Gainers