
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat. Mengutip Bloomberg, Kamis (7/5) pukul 12.21 WIB, rupiah di pasar spot menguat 0,13% ke Rp 17.364 per dolar AS.
Sebelumnya pada Rabu (6/5/2026) rupiah menguat 0,35% secara harian ke Rp 17.387 per dolar AS.
Analis Mata Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa penguatan rupiah terjadi seiring dengan perkembangan geopolitik di Timur Tengah.
IHSG Menguat ke 7.117,9 di Sesi Pertama Hari Ini, Top Gainers LQ45: ICBP, KLBF, SCMA
“Pasar merespons positif terhadap pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengindikasikan kemungkinan kesepakatan damai dapat tercapai untuk mengakhiri perang dengan Iran,” ujar Ibrahim saat dikonfirmasi, Kamis (7/5/2026).
Ibrahim menambahkan bahwa pasar melihat Trump secara tak terduga akan menghentikan sementara operasi untuk membantu mengawal kapal melalui Selat Hormuz. Hal itu dengan alasan kemajuan menuju kesepakatan komprehensif dengan Iran, tanpa memberikan rincian tentang kesepakatan tersebut.
Harga CPO Anjlok di Bawah MYR 4.600 per Ton: Ini Pemicu Utamanya!
Ibrahim memproyeksikan mata uang rupiah hari ini bergerak fluktuatif namun ditutup melemah pada rentang Rp 17.380 – Rp 17.420 per dolar AS.