
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Bloomberg Rabu (7/1/2026) pukul 12.10 WIB, rupiah di pasar spot melemah 0,14% ke Rp 16.782 per dolar AS.
Sebelumnya, pada Selasa (6/1/2026) rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,11% secara harian ke Rp 16.758 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS karena masih terbebani oleh data perdagangan yang menunjukkan penurunan ekspor yang besar dan impor yang stagnan.
Rupiah Spot Turun 0,14% ke Rp 16.782 per Dolar AS Rabu (7/1) Siang, Terlemah di Asia
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor Indonesia pada November 2025 mencapai US$ 22,52 miliar pada November 2025. Nilai tersebut turun 6,60% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar US$ 24,11 miliar.
“Investor cenderung menghindari rupiah menjelang data – data ekonomi penting AS seperti NFP Jumat ini,” ujar Lukman saat dikonfirmasi Kontan, Rabu (7/1/2026).
Lukman memproyeksikan rupiah hari ini (7/1/2026) bergerak di kisaran Rp 16.700 – Rp 16.850 per dolar AS.