
Ussindonesia.co.id JAKARTA – Pasar saham Indonesia dalam sepekan 19-23 Januari 2026 dilanda aksi jual asing yang tercermin dari net sell sebesar Rp3,25 triliun. Kinerja ini berbanding terbalik dari pekan sebelumnya saat pasar membukukan net buy asing Rp4,20 triliun.
Dalam situasi itu, saham emiten Grup Salim dan Keluarga Panigoro, PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) serta afiliasi Prajogo Pangestu, PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) masuk ke dalam daftar top laggards IHSG selama sepekan.
Melansir statistik Bursa Efek Indonesia (BEI), saham AMMN dalam sepekan turun 10,28% dan berkontribusi 25,03 poin pemberat IHSG. Sedangkan, BREN dalam sepekan terkoreksi 4,12% dengan bobot pemberat 14,81 poin, serta saham BRPT yang turun 8,48% dengan bobot pemberat IHSG sebesar 13,77 poin.
Saham emiten Prajogo Pangestu lain yang masuk daftar top laggards adalah PT Petrosea Tbk. (PTRO) yang terpangkas 28,88%. Koreksi saham ini memiliki bobot 23,20 poin atas pelemahan IHSG.
: IHSG Sepekan Melemah 1,37%, Dana Asing Menguap Rp3,25 Triliun
Adapun, IHSG dalam pekan 19-23 Januari 2026 melemah 1,37% menjadi 8.951 dari level 9.075 pada pekan sebelumnya. Pada perdagangan akhir pekan, Jumat (23/1), indeks komposit melemah 0,46%.
Tim riset Phintraco Sekuritas menilai pelemahan IHSG tersebut antara lain dipicu oleh antisipasi penerapan metodologi MSCI untuk penghitungan free-float saham-saham Indonesia yang dikhawatirkan akan berdampak pada tekanan jual oleh investor asing.
“Terutama terhadap saham-saham yang mayoritas dimiliki oleh institusi atau konglomerasi,” tulis sekuritas, dikutip Sabtu (24/1/2026).
Phintraco Sekuritas menjabarkan, secara teknikal tekanan jual pada beberapa saham dengan kapitalisasi besar telah mendorong indikator MACD IHSG mengalami Death Cross, sementara Stochastic RSI mengarah ke area oversold. IHSG juga ditutup di bawah MA5, namun masih di atas level MA20 dan MA50 setelah sempat menembus level MA20 pada perdagangan intraday.
Berdasarkan analisa teknikal itu, diperkirakan pada perdagangan berikutnya IHSG akan berkonsolidasi pada kisaran 8.850-9.050 sebelum menentukan arah selanjutnya.
“Jika IHSG mampu ditutup di atas level 9.050 maka berpotensi akan melanjutkan rebound,” tulis Phintraco Sekuritas.
Berikut 10 saham top laggards periode 19-23 Januari 2026: Kode Saham Perubahan BBCA -5,26% AMMN -10,28% PTRO -28,88% DSSA -5,86% GOTO -11,76% BREN -4,12% BRPT -8,48% BUMI -23,3% UNTR -12,16% ASII -3,19%
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.