
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Rencana pembayaran dividen saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) memasuki cum date hari ini, Kamis 4 Juni 2026. Investor kawakan Lo Kheng Hong berpotensi mendapatkan dana segar lebih dari Rp 18 miliar.
Cum dividen date adalah periode akhir suatu saham mengandung hak dividen. Investor yang ingin mendapatkan dividen harus membeli saham tersebut paling lambat hari ini dan menyimpannya hingga tanggal pencatatan atau recording date.
Diberitakan sebelumnya, emiten produsen ban dengan kode saham GJTL ini memutuskan pembagian dividen sebesar Rp 278.784.000.000. Dengan jumlah itu, dividen per saham adalah sebesar Rp 80 per untuk 3.484.800.000 saham yang telah dikeluarkan oleh perusahaan.
Dengan demikian, setiap investor mendapat setoran dividen Rp 8.000 per lot saham GJTL, belum dipotong pajak.
Harga Emas Sudah Mahal, Masih Layak Dibeli di 2026?
Saham GJTL Milik Lo Kheng Hong
Merujuk data Stockbit Sekuritas yang diperbarui 8 Mei 2026, Lo Kheng Hong tercatat memiliki 232,79 juta (6,68%) saham GJTL.
Saham GJTL merupakan salah satu saham yang terus diburu investor dengan julukan Warren Buffet Indonesia tersebut.
Lo Kheng Hong, dalam beberapa bulan terakhir kepemilikan sahamnya di GJTL tampak mengalami peningkatan. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek GJTL, pada akhir Maret 2026, Lo Kheng Hong tercatat memiliki 218.032.800 (6,257%) saham GJTL atau bertambah 8.134.300 saham dibandingkan periode sebelumnya.
Sedangkan pada akhir April 2026, Lo Kheng Hong memiliki 232.792.900 (6,68%) saham GJTL atau meningkat 14.760.100 saham.
Tonton: Defisit Transaksi Berjalan Mengintai, Surplus Dagang Tak Lagi Kuat
Harga Saham Turun
Rencana pembagian dividen tunai ini telah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 22 Mei 2026.
“Pembayaran dividen akan dilakukan pada 18 Juni 2026 kepada para pemegang saham perusahaan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada 8 Juni 2026 dan/atau pemegang saham Perseroan pada sub rekening efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada penutupan perdagangan saham pada 8 Juni 2026,” ungkap Manajemen GJTL dalam keterbukaan informasi, Selasa (26/5/2026).
Pada perdagangan Rabu 3 Juni 2026, harga saham GJTL ditutup Rp 1.165 turun 2,49% atau 30 poin secara harian.
Selama perdagangan 30 hari terakhir, harga saham GJTL terakumulasi melemah 2,08% atau 25 poin..
Dengan harga tersebut, yield dividen saham GJTL mencapai 6,8%. Jumlah itu setara tiga kali bunga deposito di bank umum yang saat ini 2%-an.
Tonton: Rupiah Melemah, Warga Singapura Ramai Ramai Borong Belanja di Indonesia
Berikut ini adalah jadwal pembagian dividen tunai GJTL:
- Cum dividen tunai di pasar reguler dan negosiasi : 4 Juni 2026
- Ex dividen tunai di pasar reguler dan negosiasi : 5 Juni 2026
- Cum dividen tunai di pasar tunai : 8 Juni 2026
- Ex dividen tunai di pasar tunai : 9 Juni 2026
- Recording date : 8 Juni 2026
- Pembayaran dividen tunai : 18 Juni 2026