IHSG diprediksi rawan koreksi, cermati saham ARCI hingga INET

Ussindonesia.co.id , JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan rawan terkoreksi pada perdagangan hari ini, Kamis (2/4/2026), usai ditutup menguat dalam sesi perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan data IDX Mobile, IHSG ditutup menguat 1,93% ke level 7.149,25 pada Rabu (1/4/2026). Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak fluktuatif di kisaran 7.136,25 hingga 7.207,17.

Total nilai transaksi kemarin mencapai Rp16,44 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 29,99 miliar saham dan frekuensi transaksi sekitar 1,989 juta kali.

Penguatan IHSG terutama dipicu oleh penguatan pada saham-saham unggulan berkapitalisasi besar. Saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) memimpin penguatan sebesar 10,19% ke level Rp238, disusul saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) yang juga menguat 7,83% ke level Rp1.170, saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) melonjak 7,48% ke level Rp5.750.

: Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Kamis 2 April 2026

MNC Sekuritas menjelaskan IHSG menguat 1,93% ke 7.184 dan masih disertai dengan munculnya volume pembelian.

“Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam sehingga IHSG masih rawan terkoreksi ke area 6,745-6,849. Best case IHSG sudah menyelesaikan wave A pada label biru, sehingga akan melanjutkan penguatan ke 7,450-7,675,” tulis MNC Sekuritas dalam riset harian, Kamis (2/4/2026).

Berikut sejumlah saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas untuk hari ini, Kamis 2 April 2026: ARCI – Buy on Weakness

ARCI menguat 9,09%% ke 1,500 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami memperkirakan, posisi ARCI saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave 3 dari wave (C).

Buy on Weakness: 1,425-1,480

Target Price: 1,625, 1,720

Stoploss: below 1,405

BBYB – Buy on Weakness

BBYB menguat 9,22% ke 308 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatannya belum mampu menembus MA20. Saat ini, kami perkirakan posisi BBYB saat ini sedang berada pada bagian dari wave [a] dari wave B.

Buy on Weakness: 294-300

Target Price: 316, 346

Stoploss: below 282

DEWA – Buy on Weakness

DEWA menguat signifikan sebesar 15,83% ke 505 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatannya pun mampu berada di atas MA20. Saat ini, posisi DEWA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave Y.

Buy on Weakness: 468-486

Target Price: 545, 595

Stoploss: below 448

INET – Buy on Weakness

INET menguat signifikan sebesar 11,20% ke 278 dan disertai dengan adanya volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan oleh MA20. Selama INET masih mampu berada di atas 250 sebagai stoplossnya, maka posisi INET saat ini sedang membentuk bagian awal dari wave A dari wave (B).

Buy on Weakness: 262-276

Target Price: 306, 350

Stoploss: below 250

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.