Daftar 10 top losers pekan ini, saham FILM, PIPA hingga MINA berguguran

Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Sejumlah saham mencatatkan koreksi tajam sepanjang perdagangan sepekan terakhir seiring pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Berdasarkan data statistik mingguan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 4,73% secara mingguan ke level 7.935,26 pada periode 2–6 Februari 2026.

Di tengah tekanan pasar tersebut, saham PT MD Entertainment Tbk. (FILM) menjadi top loser sepekan dengan penurunan harga mencapai 55,34%.

: 10 Top Losers Sepekan Mengekor IHSG Ambrol, Ada Saham AIMS, ESTA, hingga RMKE

Harga saham FILM anjlok dari level Rp14.500 pada pekan sebelumnya menjadi Rp6.475 pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (6/2/2026).

Posisi berikutnya ditempati saham PT Sunso  Textile Manufacture Tbk. (SSTM) yang terkoreksi sebesar 54,41% ke level Rp1.345 dari sebelumnya Rp2.950.

: : Ini 10 Saham Top Losers Sepekan, PTRO hingga SOHO Terbenam

Sementara itu, saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA) juga mengalami tekanan signifikan dengan penurunan sebesar 52,46% ke posisi Rp5.550.

Selanjutnya, saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk. (NSSS) melemah 46,33% dari level 1.500 menjadi 805. Saham PT Ulima Nitra Tbk. (UNIQ) tercatat mengalami penurunan 45,95% dan ditutup di level Rp160.

: : Kaleidoskop 2025: Top Losers, Ini 10 Miliarder Paling Boncos Sepanjang Tahun

Tekanan jual juga menimpa saham PT Triniti Dinamik Tbk. (TRUE) yang terkoreksi 44,54% dalam sepekan. Adapun saham PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. (RMKO) turun 43,81% ke level Rp590 selama sepekan. 

Saham PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. (PADI) dan PT Sanurhasta Mitra Tbk. (MINA) turut menghuni jajaran top losers sepekan dengan koreksi masing-masing di atas 40%.

P.H Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Alit Nityaryana mengatakan IHSG selama sepekan ditutup mengalami pelemahan 4,73% pada posisi 7.935,26 dari 8.329,60 pada pekan sebelumnya.

Adapun, kapitalisasi pasar Bursa juga tercatat mengalami penurunan sebesar 4,69% menjadi Rp14.341 triliun dari Rp15.046 triliun pada pekan sebelumnya.

Sementara rata-rata volume transaksi harian Bursa juga terpantau turun 31,75% menjadi 43,2 miliar lembar dari 63,3 miliar lembar pada penutupan pekan lalu. Adapun, rata-rata nilai transaksi harian Bursa juga turut mengalami penurunan.

“Rata-rata nilai transaksi harian BEI juga mengalami perubahan yaitu sebesar 43,45% menjadi Rp24,75 triliun, dari Rp43,76 triliun pada pekan sebelumnya,” kata Nityaryana dikutip Sabtu (7/2/2026).

Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa pada pekan ini juga tercatat mengalami penurunan sebesar 28,62% menjadi 2,72 juta kali transaksi dari 3,82 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Adapun, selama periode 2-6 Februari 2026, investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp944,31 miliar dan sepanjang tahun 2026 investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp11,02 triliun.

Berikut daftar saham top losers pada 2–6 Februari 2026:

    1.    FILM: -55,34% – Rp6.475

    2.    SSTM: -54,41% – Rp1.345

    3.    MORA: -52,46% – Rp5.550

    4.    NSSS: -46,33% – Rp805

    5.    UNIQ: -45,95% – Rp160

    6.    TRUE: -44,54% – Rp193

    7.    RMKO: -43,81% – Rp590

    8.    PADI: -41,78% – Rp85

    9.    PIPA: -40,99% – Rp131

    10.    MINA: -40,21% – Rp226