
Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun membeberkan tiga nama yang diusulkan sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia. Ketiganya adalah Thomas Djiwandono, Dicky Kartikoyono, dan Solikin M Juhro.
Menurut Misbakhun, Surat Presiden (Surpres) terkait pengajuan nama-nama tersebut telah diterima DPR dan dibahas dalam rapat Badan Musyawarah Dewan Perwakilan Rakyat pada Senin (19/1/2026).
“Pak Thomas Djiwandono terus Dicky Kartikoyono sama Solikin M Juhro,” ujar Misbakhun di Gedung DPR, Jakarta.
Dicky Kartikoyono merupakan Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran (DKSP) Bank Indonesia sejak 2023. Dia pernah dicalonkan menjadi Deputi Gubernur BI pada 2025. Sementara Solikin merupakan Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial.
Misbakhun mengungkapkan, tindak lanjut Surpres itu akan dilakukan dengan menjadwalkan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bagi para kandidat Deputi Gubernur BI. Untuk itu, Komisi XI DPR akan menggelar rapat internal pada Selasa (20/1) guna menetapkan jadwal pelaksanaannya.
“Surpresnya sudah tadi dibicarakan di BAMUS dan ditugaskan kepada Komisi XI. Besok Komisi XI akan melakukan rapat internal mengatur jadwal fit and proper test,” katanya.
Saat ditanya mengenai peluang Thomas Djiwandono yang merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto untuk mengisi posisi tersebut, Misbakhun menilai Thomas memiliki kapasitas dan kompetensi yang memadai.
“Secara pendidikan beliau punya kompetensi. Beliau punya pengalaman di birokrasi, karena dalam dua tahun terakhir ya, sudah menjadi Wamenkeu ia sangat mengetahui persoalan-persoalan ekonomi dan menurut saya, tidak ada yang perlu dipertanyakan soal kemampuan, kapasitas. Orangnya humble,” katanya.
“Saya pikir, no any question kalau dari sisi personal yang selama ini saya kenal,” pungkasnya.