Trump longgarkan tarif impor AS untuk produk Taiwan jadi 15%

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghapus beberapa tarif impor dari Taiwan. Tarif dasar impor pada barang yang dikenakan dari Taiwan juga turun dari 20 persen menjadi 15 persen.

Dikutip dari The Straits Times pada Kamis (28/5), langkah ini merupakan implementasi sebagian dari kesepakatan perdagangan yang telah disepakati sebelumnya dengan AS.

AS akan menghapus bea masuk turunan aluminium, baja, dan tembaga dari komponen pesawat terbang yang diimpor dari Taiwan. Mereka juga akan memodifikasi bea masuk sektoral secara retroaktif pada suku cadang otomotif, kayu, dan produk turunan kayu dari Taiwan.

Namun, AS memungkinkan pemberlakuan bea masuk jika impor produk tersebut mengancam keamanan nasional.

Trump juga mempertimbangkan potensi penjualan senjata senilai US$14 miliar atau setara Rp 250 triliun ke Taiwan. Padahal, penjualan tersebut berisiko memperburuk hubungan AS dengan Cina.

Sedangkan Taiwan menjanjikan AS untuk mendorong perusahaan mereka berinvestasi dalam sektor cip di Negeri Abang Sam. Mereka juga setuju untuk membuka akses pasar bagi berbagai sektor AS, termasuk ekspor industri dan pertanian.

Taiwan adalah markas dari raksasa cip yakni Taiwan Semiconductor Manufacturing Company. Perusahaan ini memproduksi cip untuk ponsel pintar dan perangkat lainnya dan penting dalam rantai pasokan bagi banyak perusahaan yang berbasis di AS.