Gunakan THR untuk investasi saham, ini tips bagi pemula

Ussindonesia.co.id – , JAKARTA — Tunjangan Hari Raya (THR) tidak lagi sekadar habis untuk kebutuhan Lebaran. Sebagian masyarakat mulai memanfaatkan dana tersebut sebagai modal awal investasi, termasuk di pasar saham.

Di tengah meningkatnya literasi keuangan, pola pengelolaan THR perlahan berubah. Uang tambahan yang sebelumnya habis untuk konsumsi kini mulai dialokasikan agar bisa berkembang.

Chief Marketing Officer PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Sergio Ticoalu mengatakan, THR dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk mulai berinvestasi. “THR adalah kesempatan untuk mulai mengalokasikan uang secara lebih strategis, tidak hanya dibelanjakan,” ujarnya, dikutip Kamis (19/3/2026).

Namun, ia mengingatkan investasi tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Banyak investor pemula masih terjebak tren atau ikut-ikutan tanpa memahami risiko.

“Yang penting punya keyakinan dan pemahaman terhadap instrumen yang dipilih, bukan sekadar ikut ramai,” kata Sergio.

Sebelum berinvestasi, masyarakat tetap diminta memprioritaskan kebutuhan utama dan dana darurat. Setelah itu, sisa THR baru dapat dialokasikan ke instrumen investasi seperti saham atau reksa dana.

Bagi pemula, investasi saham dinilai semakin mudah diakses melalui aplikasi digital. Modal yang dibutuhkan juga relatif terjangkau sehingga tidak harus menunggu memiliki dana besar.

Di sisi lain, tantangan terbesar masih datang dari kebiasaan konsumtif saat Lebaran. Tanpa pengendalian, dana THR berisiko habis dalam waktu singkat sebelum sempat dimanfaatkan untuk tujuan jangka panjang.

Karena itu, masyarakat diingatkan untuk menyeimbangkan antara kebutuhan jangka pendek dan rencana keuangan ke depan. “Konsepnya bukan menahan diri, tetapi memastikan sebagian uang tetap bisa berkembang setelah Lebaran,” ujar Sergio.

Perubahan pola ini menunjukkan mulai tumbuhnya kesadaran baru. THR tidak lagi hanya dinikmati sesaat, tetapi juga dilihat sebagai peluang untuk membangun kebiasaan investasi sejak dini.

Tips mengelola THR agar tak cepat habis. – (Tim infografis)