Azko dan Neka Jadi Kunci Pertumbuhan ACES di Tengah Tantangan Daya Beli

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk kini menghadirkan Neka, merek ritel baru yang menyediakan aneka kebutuhan rumah dan gaya hidup.

Kehadiran NEKA menjadi bagian dari langkah strategis emiten berkode saham ACES, perusahaan yang menaungi Azko, dalam menjangkau segmen pasar dan wilayah baru, khususnya kawasan luar pusat kota yang selama ini belum terlayani secara optimal oleh ritel modern.

Hingga akhir 2025, Aspirasi Hidup Indonesia  telah membuka 10 toko Neka yang tersebar di sejumlah wilayah. Direktur Aspirasi Hidup Indonesia, Gregory S. Widjaja, mengatakan, ekspansi Neka dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan potensi pasar, karakter konsumen, serta kebutuhan lokal di setiap wilayah. Menurutnya, Neka  dirancang untuk memperkuat dan memperluas portofolio bisnis ACES.

“Melalui strategi pemilihan lokasi yang terfokus serta kurasi produk yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari, Neka menjadi wujud konsep ritel yang lebih inklusif dan mudah diakses oleh lebih banyak keluarga Indonesia, khususnya di kawasan penyangga kota, sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis ACES secara berkelanjutan,” ujar Gregory, belum lama ini. 

Menurutnya, Neka hadir sebagai format ritel yang terjangkau, praktis, dan relevan untuk kebutuhan keluarga di wilayah luar pusat kota. Kehadirannya melengkapi Azko yang menawarkan solusi rumah tangga dan gaya hidup dengan pilihan produk lebih luas, fitur lebih advance, serta pengalaman belanja yang lebih komprehensif.

Kinerja ACES Bakal Terdorong Sentimen Ramadan, Cek Rekomendasi Analis

Dalam perkembangan industri ritel Indonesia yang kini semakin kompetitif, ekspansi bisnis tidak lagi cukup hanya mengandalkan pembaruan konsep atau penambahan gerai. Perusahaan ritel dituntut memiliki strategi pertumbuhan yang terukur, relevan dengan karakter konsumen, serta memiliki dampak yang berkelanjutan.

Dalam konteks tersebut, langkah ACES menghadirkan Neka mencerminkan strategi ekspansi jangka panjang perusahaan. Berbeda dengan Azko yang berfokus pada segmen menengah ke atas dan berlokasi di pusat perbelanjaan utama, Neka menggunakan pendekatan yang lebih dekat dengan komunitas dan hadir di kawasan pinggiran kota serta permukiman padat penduduk.

Kehadiran NEKA juga memperkuat ekosistem ritel multibrand ACES, yang mencakup Azko, Ataru, Pendopo, Toys Kingdom dan kini Neka. Strategi ini memungkinkan perusahaan menjangkau berbagai lapisan konsumen dengan preferensi yang beragam tanpa mengaburkan positioning masing-masing merek.

Dari sudut pandang industri, Neka menjadi contoh bagaimana ritel besar tidak hanya berfokus pada inovasi di segmen atas, tetapi juga memperluas basis konsumen secara inklusif, terukur, dan berkelanjutan.

Ekspansi progresif ACES melalui pembukaan 27 toko baru sepanjang 2025, penguatan identitas merek Azko serta perluasan jangkauannya ke 15 wilayah baru di kota lapis kedua dan ketiga, hingga kehadiran Neka sebagai lini usaha baru, menjadi fondasi pertumbuhan jangka menengah perseroan.

Momentum Ramadan-Lebaran, ACES Proyeksi Kinerja Tumbuh di Kuartal I-2026

Analis Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo menjelaskan,  strategi tersebut memperluas addressable market ACES ke wilayah dengan penetrasi ritel modern yang masih rendah, sekaligus mengurangi ketergantungan pada kota besar dengan tingkat persaingan lebih tinggi.

Baik Azko maupun eka akan menemukan momentum pertumbuhan pada saat Ramadan dan Idul Fitri. Seiring meningkatnya belanja masyarakat di periode tersebut.  Hal ini dapat meningkatkan kinerja Aspirasi Hidup Indonesia.

Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi sepakat, sentimen Ramadan dan Lebaran akan berdampak signifikan ke kinerja Aspirasi Hidup Indonesia.

“Sentimen ini akan didorong oleh tren pembenahan rumah dan aktivitas mudik yang secara historis mampu meningkatkan penjualan produk kategori home improvement maupun kebutuhan perjalanan,” katanya, pekan lalu.

Dengan sentimen yang ada, Wafi merekomendasi beli saham Aspirasi Hidup Indonesia di target  Rp 575 per saham. Azis merekomendasikan trading buy ACES dengan target harga Rp 424 per saham.