Bank OCBC NISP tebar dividen Rp1,03 triliun untuk tahun buku 2025

Ussindonesia.co.id JAKARTA — PT Bank OCBC NISP Tbk. (NISP) memutuskan untuk membagikan dividen total senilai Rp1,03 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026. 

Presiden Direktur OCBC NISP Parwati Surjaudaja mengatakan bahwa penetapan penggunaan laba bersih perseroan senilai total Rp5,06 triliun pada 2025 itu telah disetujui dalam RUPST yang telah diselenggarakan. 

“Menyetujui penggunaan Laba Bersih tahun buku 2025 sebesar Rp5,06 triliun sebagai berikut: a. Rp45 per saham atau sebesar Rp1,03 triliun ditetapkan sebagai dividen tunai atau dividend payout ratio sebesar 20,42% dari laba bersih,” terang Parwati pada Paparan Publik RUPST OCBC NISP 2026, OCBC Tower, Jakarta, Kamis (9/4/2026). 

: Bank OCBC (NISP) Siapkan Buyback Saham Rp1 Miliar untuk Remunerasi Karyawan

Di sisi lain, sisa laba Rp4,03 triliun ditetapkan sebesar Rp1 miliar disisihkan untuk cadangan umum dan lainnya ditetapkan sebagai laba ditahan. 

Parwati juga menyampaikan bahwa RUPST telah menerima laporan pertanggungjawaban penggunaan dana yang dihasilkan dari penawar obligasi setelah dikurangi dari biaya-biaya emisi. 

: : Unit Usaha Syariah Bank OCBC NISP (NISP) Cetak Laba Rp68,31 Miliar 2025

Di sisi lain, RUPST turut menyetujui pembelian kembali saham perseroan dari pemegang saham publik sebesar 438.000 saham atau 0,002% dari total modal yang telah dikeluarkan dan disetor penuh dalam perseroan. 

Hal ini dalam rangka pemberian remunerasi yang bersifat variabel kepada Direksi dan karyawan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) NO.29/2023 dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

: : Bank OCBC NISP (NISP) Cetak Laba Bersih Rp5,1 Triliun Sepanjang 2025

Perkiraan biayanya tidak melebihi Rp1 miliar dan sudah termasuk komisi perantara pedagang efek dan biaya lainnya yang terkait.

Pada RUPST tersebut, jajaran direksi dan komisaris telah menyetujui tindakan pengambilalihan saham PT OCBC Sekuritas Indonesia (PTOS) dan PT Great Eastern Life Indonesia (GELI). 

“Hal ini dalam rangka pelaksanaan sebagai perusahaan induk sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Parwati 

Perinciannya, OCBC NISP mengambil alih sebesar 776.833 saham seri A dan 240.000 saham seri B atas PTOS dari OCBC Ltd. Kemudian, 4.900 saham seri A atas PTOS dari PT Farnella Mandiri Utama dan 3.000 saham seri A atas PTOS dari PT OCBC NISP Ventura. Dengan demikian, total saham yang diambil alih perseroan yakni mewakili kepemilikan sebesar 99,9%. 

Di sisi lain, perseroan secara terperinci mengambil alih 211.553.465 saham biasa atas GELI dari Great Eastern Life Assurance Co. Ltd Singapore atau mewakili kepemilikan sebesar 20%. Perseroan juga mengonversi satu lembar saham biasa menjadi preferen untuk memberikan hak pengendalian kepada perseroan terhadap GELI. 

Adapun susunan direksi dan komisaris diputuskan tidak berubah dari yang sebelumnya. Perubahan hanya berada pada Dewan Pengawas Syariah. 

Berikut susunan dewan komisaris dan direksi OCBC NISP hasil RUPST 2026:

Dewan Komisaris

– Presiden Komisaris : Pramukti Surjaudaja

– Komisaris : Tan Teck Long

– Komisaris : Nia Wu Beng

– Komisaris : Noel Gerald Dcruz

– Komisaris Independen : Hartadi Agus Sarwono

– Komisaris Independen : Jusuf Halim

– Komisaris Independen : Betti S. Alisjahbana

– Komisaris Independen : Tan Sia Kwang Nicholas

Dewan Direksi

– Presiden Direktur : Parwati Surjaudaja

– Direktur : Hartati

– Direktur : Martin Widjaja 

– Direktur : Andrae Krishnawan 

– Direktur : Johannes Husin

– Direktur : The Ka Jit

– Direktur : Lili S. Budiana

– Direktur : Heriyanto

Dewan Pengawas Syariah

– Ketua : Mohammad Bagus Teguh Prawira

– Anggota : Habibullah

– Anggota : Aini Masruroh.