
Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Bursa Efek Indonesia kembali membuka perdagangan saham untuk tujuh emiten dan satu waran yang sebelumnya sempat kena suspensi.
Berdasarkan laman BEI, Jumat (9/1/2026), suspensi saham yang kembali dibuka antara lain PT Indah Prakasa Sentosa Tbk. (INPS), PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk. (BBSS), dan PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. (RMKO).
Selain itu, ada PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk. (SIPD), PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. (UNSP), dan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. (BIPI).
: BEI Suspensi Saham Pelayaran HUMI, LEAD, hingga SOCI Usai Harga Melonjak
Adapun, UNSP merupakan bagian dari Grup Bakrie. Sementara, pemegang saham mayoritas BIPI adalah PT Indotambang Perkasa dan pihak pengendali utama adalah Konsorsium Halim Jusuf.
Terakhir, pembukaan kembali perdagangan saham dan Waran Seri I dari PT Graha Prima Mentari Tbk. (GRPM, GRPM-W).
Sebelumnya, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto A. Sadono melakukan suspensi saham karena terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham, dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor. Dengan demikian, investor memiliki cukup waktu sebelum kembali mengambil keputusan investasi.
INPS tercatat kena suspensi sejak 29 Desember 2025, BBSS sejak 8 Januari 2026, RMKO sejak 2 Januari 2026, SIPD sejak 8 Januari 2026.
Kemudian, UNSP disuspensi sejak 23 Desember 2025, BIPI sejak 8 Januari 2026, dan GRPM sejak 8 Januari 2026.
: : BEI Suspensi 5 Saham Sekaligus Hari Ini (18/12), Ada NATO, ALII, hingga ESTA
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.