
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Harga emas stabil di sekitar US$ 4.400 per hari pada hari Jumat (27/3), setelah penurunan tajam pada sesi sebelumnya, karena Presiden Donald Trump menunda tenggat waktu bagi Iran untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri perang.
Seperti dikutip Tradingeconomics, Jumat (27/3), Trump berjanji untuk tidak menargetkan fasilitas energi Iran hingga 6 April, memberikan sedikit kelegaan bagi pasar yang terguncang oleh perang selama hampir sebulan.
Ia juga mengatakan Iran telah mengizinkan 10 kapal tanker minyak untuk melewati Selat Hormuz minggu ini sebagai “hadiah” untuk AS.
Sementara itu, Iran mengkonfirmasi telah menolak rencana 15 poin AS untuk mengakhiri perang dan mengajukan persyaratannya sendiri, termasuk pengakuan otoritas Teheran atas Hormuz.
Pada hari Kamis, harga emas turun hampir 3% di tengah keraguan yang terus berlanjut bahwa AS dan Iran dapat mencapai kesepakatan gencatan senjata dalam waktu dekat.
Emas dan logam lainnya berada di bawah tekanan penjualan yang berat karena konflik Timur Tengah dan melonjaknya harga energi memicu kekhawatiran inflasi dan meningkatkan ekspektasi bahwa bank sentral utama dapat menaikkan suku bunga tahun ini.