
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Bursa Asia kembali melaju pada perdagangan pagi ini. Kamis (7/5/2026) pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 melonjak 4,42% ke 62.144,18. Sejalan, Hang Seng dibuka menguat 1,21% ke 26.531,35.
Selanjutnya indeks Taiex terlihat melonjak 2,28% menjadi 42.077,94 dan indeks Kospi tergelincir 0,88% ke 7.319,4. Sedangkan indeks ASX 200 menguat 0,78% ke 8.862,2
Di sisi lain, FTSE Straits Times naik 0,28% ke 4.941,11 dan FTSE Malay KLCI menguat 0,35% ke 1.763,05.
Raharja Energi Cepu (RATU) Tunda Agenda RUPSLB, Ini Alasannya
Saham Jepang naik lebih dari 4% pada perdagangan hari ini, dengan indeks acuan Nikkei 225 tembus ke atas 62.000 untuk pertama kalinya karena pasar Asia-Pasifik menguat meskipun ketegangan kembali meningkat di Timur Tengah.
Kenaikan regional yang lebih luas terjadi setelah Presiden Donald Trump memperingatkan Iran akan dibom “pada tingkat yang jauh lebih tinggi” jika gagal menyetujui kesepakatan perdamaian.
Indeks Nikkei 225 melonjak dan dipimpin oleh kenaikan saham sektor bahan baku, teknologi, dan keuangan. Saham perusahaan unggulan Softbank melonjak lebih dari 12%.
Sejalan, saham perusahaan elektronik Ibiden menjadi yang berkinerja terbaik, naik 16%, sementara perusahaan manufaktur dan logam Mitsui Kinzoku naik 15%. Saham Renesas Electronics juga menguat 13%, dan saham perusahaan kimia dan material Tosoh Corporation pun melesat 12%.
Namun, pasar saham global dibayang-bayangi ancaman baru Trump muncul ketika laporan menunjukkan Washington dan Teheran hampir mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang.
Lirik Rekomendasi Saham Chandra Asri (TPIA), Kinerja Ciamik di Kuartal I-2026
Presiden dalam sebuah unggahan di Truth Social mengatakan serangan militer AS yang dikenal sebagai Operasi Epic Fury “akan berakhir” jika Iran “setuju untuk memberikan apa yang telah disepakati, yang mungkin merupakan asumsi besar.”
Jika itu terjadi, blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran di Teluk Oman akan “memungkinkan Selat Hormuz TERBUKA UNTUK SEMUA, termasuk Iran,” tulis Trump.
Kontrak berjangka saham AS sedikit berubah. Kontrak berjangka S&P 500 dan kontrak berjangka Nasdaq 100 keduanya turun sekitar 0,1%. Kontrak berjangka yang terkait dengan Dow Jones Industrial Average turun 35 poin, atau kurang dari 0,1%.
Semalam di AS, Wall Street reli dengan indeks Indeks S&P 500 naik 1,46% menjadi 7.365,12, indeks Nasdaq Composite melonjak 2,02% ke 25.838,94. Kedua indeks tersebut mencapai level tertinggi baru dan ditutup pada rekor tertinggi.
Sedangkan, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 612,34 poin atau 1,24% menjadi 49.910,59.