
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Bursa Asia menguat pada perdagangan Rabu (1/4/2026) pagi, didukung optimisme bahwa perang Iran yang mengguncang pasar global mungkin akan segera berakhir.
Mengutip Bloomberg, pukul 08.25 WIB, indeks Nikkei 225 na5ik 1.879,06 poin atau 3,69% ke 52.930,63, Hang Seng naik 569,09 poin atau 2,30% ke 25.357,23, Taiex naik 1.150,89 poin atau 3,51% ke 32.832,10, Kospi naik 308,05 poin atau 6,12% ke 5.364,18, ASX 200 naik 135,92 poin atau 1,60% ke 8.617,70, Straits times naik 84,41 poin atau 1,73% ke 4.971,59 dan FTSE Malaysia naik 15,07 poin atau 0,89% ke 1.705,95.
Saham di Jepang, Korea Selatan dan Australia naik, mendorong pertumbuhan pasar secara keseluruhan. Indeks MSCI Asia Pasifik naik 1,6%.
Aneka Tambang (ANTM) Cetak Rekor Pendapatan dan Laba Tertinggi pada 2025
Presiden AS Donald Trump mengatakan, ia memperkirakan AS akan mengakhiri perang dengan Iran dalam Waktu dua minggu hingga tiga minggu dan akan menyerahkan kepada negara lain untuk menyelesaikan masalah di Selat Hormuz.
“Pasar telah terpukul selama lebih dari sebulan dan ekspektasi mungkin telah mencapai titik terendah sehingga secercah harapan kini jauh lebih berharga,” kata Michale Bailey di FBB Capital Partners.
Trump mengatakan Iran masih bisa mencapai kesepakatan dengan AS dalam jangka Waktu tersebut, tetapi menambahkan bahwa kesepakatan dengan Teheran bukan prasyarat untuk mengakhiri perang.
Harga Saham Blue Chip Ini Memantul Usai Melemah 25%, Saatnya Beli / Jual?
Resolusi kemungkinan akan memulihkan kepercayaan investor setelah konflik selama lima minggu mengguncang aset energi.