Cum date 2 hari lagi, direktur borong saham blue chip pembayar dividen jumbo

Ussindonesia.co.id Jakarta. Informasi penting untuk investor saham yang suka berburu cuan dividen. Salah satu saham pembagi dividen bernilai jumbo segera memasuki cum date, tak lama setelah perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka usai libur Lebaran.

Saham tersebut adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Saham blue chip ini akan memasuki cum date besok Jumat 27 Maret 2027.

Cum date dividen adalah periode akhir suatu saham mengandung hak pembayaran dividen. 

Mengacu pada pengumuman resmi KSEI, cum date dividen BBCA di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada Jumat, 27 Maret 2026. Artinya, investor yang ingin mendapatkan hak dividen wajib membeli saham BBCA paling lambat pada tanggal tersebut.

Bagi investor yang sudah memegang saham BBCA, posisi kepemilikan juga harus dipertahankan hingga penutupan perdagangan 27 Maret 2026 agar tetap tercatat sebagai penerima dividen.

Saham BBNI Masuk Ex Dividen Usai Lebaran, Cermati Arah Pergerakan Sahamnya

Besaran Dividen dan Potensi Yield

RUPST menyepakati pembagian dividen untuk tahun buku 2025 sebesar Rp 336 per saham, dengan total Rp 41,4 triliun atau setara 72% dari laba bersih dalam periode ini.

Jumlah itu sudah termasuk dividen interim Rp 55 per saham yang telah dibayarkan pada 22 Desember 2025 lalu, sehingga sisa dividen yang bakal dibayarkan kepada pemegang saham sebesar Rp 281 per saham. 

Sebagai gambaran, harga saham BBCA ditutup di level Rp 6.775 per saham pada 17 Maret 2026. Dengan asumsi pembelian di harga tersebut, potensi dividend yield mencapai sekitar 4,15%.

Namun, investor tetap perlu mempertimbangkan pergerakan harga saham. Sepanjang tahun berjalan 2026, saham BBCA telah terkoreksi sekitar 16,10% dari posisi akhir tahun lalu di Rp 8.075 per saham.

Tonton: BNI Tutup Internet Banking! Nasabah Wajib Pindah Mulai April 2026

Jadwal Lengkap Dividen BBCA 2026

Berikut jadwal lengkap pembayaran dividen saham BBCA tahun 2026:

– Cum Dividen (Reguler & Negosiasi): 27 Maret 2026  

– Ex Dividen (Reguler & Negosiasi): 30 Maret 2026  

– Cum Dividen (Pasar Tunai): 31 Maret 2026  

– Ex Dividen (Pasar Tunai): 1 April 2026  

– Recording Date: 31 Maret 2026  

– Tanggal Pembayaran: 8 April 2026  

Borong 99% Saham Tambang Meranti, Harapan Duta (HOPE) Harus Siapkan Rp 317 Miliar

Saham BBCA Diborong Direktur 

Menjelang cum date dividen, salah satu direksi Bank BCA, Lianawaty Suwono, terpantau menambah kepemilikan saham blue chip tersebut. 

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (17/3/2026), Lianawaty membeli 300.000 unit saham BBCA di harga transaksi Rp 6.750 per saham. Asal tahu saja, sejak awal tahun (year-to-date/ytd), posisi harga itu mencerminkan koreksi 15,88%. 

Dus, total dana yang digelontorkan Lianawaty untuk membeli saham BBCA dalam transaksi ini mencapai Rp 2,02 miliar. 

Lianawaty melaporkan, tujuan pembelian ini adalah investasi, dilakukan pada 16 Maret 2026. 

Berdasarkan informasi ini, diketahui jumlah kepemilikan Lianawaty di saham BBCA bertambah dari 3,14 juta unit saham menjadi 3,44 juta uni saham setelah transaksi, setara dengan hak suara sebesar 0,002%.