Free float tinggal 0,59% usai diborong BSDE, begini rencana DUTI atas status di BEI

Ussindonesia.co.id  JAKARTA. Harga saham PT Duta Pertiwi Tbk meroket pada Jumat (13/3/2026). Hingga pukul 14.36 WIB saham DUTI telah naik 23,27% di level Rp 4.820 per saham. 

Penguatan harga saham tersebut sejalan dengan penambahan saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) di saham DUTI. Hingga 12 Maret 2026, kepemilikan saham BSDE di DUTI mencapai 99,41% setara dengan 1,84 miliar saham. Jumlah saham yang dimiliki BSDE di saham DUTI ini naik dari semula sebanyak 1,709 miliar saham setara dengan 92,38%. 

Marketing Sales Diproyeksikan Stabil Tahun 2026, Cermati Rekomendasi Saham BSDE

Penambahan saham ini terjadi pada tanggal 10 Maret 2026, saat BSDE membeli sebanyak 130,06 juta saham di harga Rp 4.300 per saham. Sehingga nilai transaksi BSDE di saham DUTI sebesar Rp 559,26 miliar. 

Namun akibat transaksi ini free float saham DUTI tersisa 0,59%. Hingga saat ini, tidak jelas bagaimana nasib DUTI di BEI. Dalam keterbukaan informasi di BEI pada 12 Maret 2026, perusahaan ini mengaku pemegang saham utamanya yakni BSDE masih akan mempertahankan saham DUTI. 

“Perusahaan belum ada rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat termasuk rencana korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham perusahan di Bursa paling tidak dalam waktu tiga bulan mendatang,” tutur Direktur Duta Pertiwi Handoko Wiboro dalam keterbukaan informasi di BEI 12 Maret 2026.