
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Harga emas naik lebih dari 2% menuju US$ 4.600 per ons troi pada hari Rabu (25/3). Kenaikan ini memperpanjang kenaikan dari sesi sebelumnya seiring meningkatnya harapan akan berakhirnya konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Ini setelah adanya laporan bahwa AS sedang mengupayakan pembicaraan dengan Iran.
Media Israel mengindikasikan bahwa Washington berupaya mencapai gencatan senjata selama satu bulan untuk memungkinkan negosiasi, sementara New York Times melaporkan bahwa AS telah mengirimkan proposal 15 poin kepada Iran untuk menyelesaikan konflik tersebut.
Hal ini meningkatkan optimisme bahkan setelah Presiden Donald Trump memerintahkan pengerahan sekitar 2.000 tentara ke wilayah tersebut, karena pemerintah mempertimbangkan opsi untuk mengurangi kendali Iran atas Selat Hormuz.
Harga emas sebelumnya telah anjlok hingga 25% dari puncaknya pada bulan Maret karena harga energi yang tinggi akibat perang Iran memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral utama mungkin akan menaikkan suku bunga tahun ini.
Seperti dikutip Tradingeconomics, Rabu (25/3), Gubernur Federal Reserve Michael Barr mengatakan bank sentral mungkin perlu mempertahankan suku bunga tinggi untuk beberapa waktu guna mengatasi inflasi.