IHSG ambruk 2,66% ke 8.016, top losers LQ45: MAPI, BRPT dan CPIN, Senin (2/3)

Ussindonesia.co.id   JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan awal pekan ini.

Indeks tersengat sentimen negatif perang di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang Iran.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG ambruk 2,66% atau terpangkas 218 poin ke level 8.016,83 saat perdagangan ditutup pada Senin (2/3/2025).

IHSG Dibuka Turun ke 8.160, Top Losers LQ45: BREN, DSSA & BRPT, Jumat (27/2)

IHSG tertekan penurunan mayoritas indeks sektoral di BEI. Sektor yang turun paling dalam adalah barang konsumen non primer 7,60%, kemudian disusul sektor perindustrian 5,95%, properti dan real esate 4,14%, infrastruktur 4,13%, teknologi 3,77%, barang konsumen primer 3,58%.

Selain itu, sektor transportasi juga melemah 2,74%, keuangan turun 2,67%, Kesehatan 2,16%, serta barang baku 0,87%. Hanya sektor energi satu-satunya yang menguat 1,54%.

Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 56,21 miliar dengan nilai transaksi p 29,56 triliun.

Ada 671 saham turun jadi pemberat IHSG, 108 saham lainnya menguat dan 41 saham stagnan.

Top losers di LQ45 adalah:

1. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) 10,45% ke Rp 1.200 per saham

2. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) 9,05% ke Rp 1.810 per saham

3. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) 7,29% ke Rp 3.940 per saham

IHSG Melemah 1,04% ke 8.235 pada Kamis (26/2/2026), NCKL, EXCL, MDKA Top Losers LQ45

Top gainers di LQ45 adalah:

1. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) 15,65% ke Rp 1.995 per saham

2. PT Adar Andalan Indonesia Tbk (AADI) 7,03% ke Rp 9.900 per saham

3. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) 5,98% ke Rp 4.610 per saham

  MEDC Chart by TradingView