
Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke 7.083,07 pada hari ini, Rabu (25/3/2026). Namun, di tengah penurunan indeks, saham ASII, TLKM, dan AMMN kompak menguat.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 0,33% atau 23,76 poin ke level 7.083,07 hingga pukul 09.01 WIB. Hari ini, IHSG bergerak pada level terendah 7.057,22 dan sempat ke posisi tertingginya di 7.097,40.
Tercatat, sebanyak 190 saham menguat, lalu 312 saham terkoreksi, dan 199 saham stagnan. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp12.523,90 triliun.
Di tengah penurunan indeks komposit, saham dengan kapitalisasi pasar jumbo yang masih menguat di antaranya emiten otomotif PT Astra International Tbk. (ASII) yang melonjak 6,03% menuju level Rp6.150 per saham.
: IHSG Berpotensi Menguat Usai Libur Lebaran, Intip Rekomendasi Saham Hari Ini (25/3)
Posisi itu kemudian disusul saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang naik 3,61% menjadi Rp3.160, sementara saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) tumbuh 3,24% ke Rp4.780 per saham.
Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) juga menguat 0,98%, diikuti saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) naik 0,43%, dan saham PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) mencatatkan apresiasi sebesar 0,49%.
Sementara itu, saham big caps yang melemah antara lain PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) yang terkoreksi 8,20% menjadi Rp4.030 dan saham PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) turun 4,27% ke Rp200.050 per saham.
Lebih lanjut, saham top gainers hari ini meliputi PT Rockfields Properti Indonesia Tbk. (ROCK) yang melesat 17,90% ke Rp4.150 dan saham PT Island Concepts Indonesia Tbk. (ICON) menorehkan pertumbuhan sebesar 17,24% ke Rp124.
Sementara itu, saham paling boncos atau top losers dihuni saham PT Bersama Zatta Jaya Tbk. (ZATA) yang turun 14,08% menjadi Rp61 dan PT Nusantara Almazia Tbk. (NZIA) terkontraksi sebesar 12,27% ke level Rp143 per saham.
Pada hari ini, BNI Sekuritas memprediksi IHSG berpotensi menguat setelah bursa kembali beroperasi penuh pasca-libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menjelaskan sebelum masa libur panjang, IHSG ditutup menguat 1,2% yang didorong oleh aksi beli bersih investor asing sebesar kurang lebih Rp155 miliar. Beberapa saham yang menjadi buruan utama asing antara lain EMAS, AADI, TLKM, ITMG, dan ARCI.
“IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini dengan rentang support di level 6.950—7.000 dan resistansi pada level 7.170—7.300,” tulis Fanny dalam publikasi riset hariannya, Rabu (25/3/2026).
Potensi penguatan itu terjadi di tengah kondisi pasar global yang variatif. Bursa saham Amerika Serikat, Wall Street, ditutup melemah pada perdagangan Selasa (24/3) akibat kekhawatiran konflik di Timur Tengah.
Adapun Dow Jones turun 0,18% dan S&P 500 terkoreksi 0,37%, sementara sektor energi menjadi penopang pasar seiring kenaikan harga minyak.
Di sisi lain, bursa Asia Pasifik cenderung bergerak positif mengikuti tanda-tanda de-eskalasi konflik dan melambatnya inflasi di Jepang ke level 1,3%, yang berada di bawah target bank sentral. Kondisi tersebut memberikan ruang bagi aliran modal masuk ke pasar negara berkembang atau emerging markets.
IDX COMPOSITE INDEX – TradingView
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.