IHSG diproyeksi bergerak pada rentang 6.100-6.300

IHSG melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (25/5) dengan ditutup naik 0,72 persen ke level 6.206,35, setelah sempat bergerak fluktuatif pada awal sesi perdagangan. Pada perdagangan hari ini, Selasa (26/5) IHSG diproyeksi bergerak pada rentang support-resistance 6.100-6.300.

Analis Phintraco Sekuritas secara teknikal menyebut IHSG sempat menembus level MA5 namun kembali ditutup di bawah area tersebut. Sementara itu, indikator Stochastic RSI membentuk golden cross di area oversold yang mengindikasikan peluang rebound

“IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran 6.100-6.300,” tulis analisis Phintraco dikutip Selasa (26/5).

Beberapa hal yang dicermati pasar hari ini adalah rencana pemerintah menerbitkan surat utang negara berdenominasi valuta asing senilai ekuivalen USD 3,4 miliar guna mendorong apresiasi rupiah. Instrumen tersebut terdiri dari penerbitan USD 2 miliar dalam denominasi dolar AS dan €1,25 miliar dalam denominasi euro. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pasokan dolar AS di dalam negeri

Selain itu, pasar juga mencermati uji coba implementasi PP No.21/2026 terkait kewajiban retensi devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) yang akan dimulai awal Juni 2026.

Dalam aturan tersebut, penempatan DHE SDA diwajibkan melalui bank Himbara dengan ketentuan retensi minimal 30 persen selama tiga bulan untuk sektor migas dan 100 persen selama 12 bulan bagi sektor nonmigas. Adapun konversi DHE valas ke rupiah dibatasi maksimal 50 persen.

Beberapa saham yang direkomendasikan Phintraco Sekuritas untuk diperhatikan hari ini adalah BBCA, ADMR, ASII, PGAS, dan EXCL.

Sementara itu, analis MNC Sekuritas menilai IHSG masih berpotensi mengalami koreksi lanjutan dengan area pelemahan berikutnya menguji level 5.899 yang sekaligus menjadi area support. MNC Sekuritas mencatat level support IHSG berada di 5.996 dan 5.899, sedangkan area resistance berada pada level 6.318 dan 6.459.

“Posisi pergerakan IHSG saat ini, diperkirakan masih berada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam. Area koreksi yang dapat kami perkirakan berikutnya akan menguji ke 5.899 sekaligus area supportnya,” tulis analisis MNC.

Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan untuk dicermati pada perdagangan hari ini yakni ADRO, ELSA, EXCL, dan INDY.

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.