
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan di zona merah pada perdagangan sesi pertama siang ini, meski indeks dibuka menguat.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG merosot 2,76% ke level 6.144,35 pada perdagangan sesi I, Kamis (21/5/2026).
IHSG tertekan penurunan seluruh indeks sektoral di BEI. Sektor yang turun paling dalam adalah barang baku 6,49%, disusul energi 5,02%, transportasi 4,69%, barang konsumer non primer 4,11%, perindustrian 4,02% dan infrastruktur turun 3,8%.
IHSG Ambruk 3,08% ke 6.396 Sesi I, Selasa (19/5), Top Losers LQ45: CUAN, INCO, DEWA
Kemudian disusul sektor properti dan real estate turun 2,35%, kesehatan 1,29%, keuangan 1,10%, barang konsumer primer 1,07% dan teknologi 0,93%.
Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 19,91 miliar dengan nilai transaksi Rp 9,78 triliun.
Ada 601 saham yang turun jadi pemberat IHSG, 118 saham lainnya menguat dan 94 saham stagnan.
Top losers di LQ45 adalah:
1. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) 12,50% ke Rp 1.505 per saham
2. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) 9,32% ke Rp 535 per saham
3. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) 9,03% ke Rp 1.410 per saham
BRPT Chart by TradingView
IHSG Dibuka Ambruk ke 6.558, Top Losers LQ45: CUAN, AMMN dan MDKA, Senin (18/5)
Top gainers di LQ45 adalah:
1. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) 1,52% ke Rp 2.680 per saham
2. PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) 1,20% ke Rp 4.220 per saham
3. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) 1,11% ke Rp 1.820 per saham