IHSG siap tadah berkah imbas pembatalan tarif Trump oleh MA AS

Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Pembatalan tarif perang dagang Trump oleh Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat diperkirakan akan memberikan dampak positif terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). 

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menjelaskan dampak dari pembatalan tarif dagang Trump oleh Mahkamah Agung (MA) akan memberikan dampak positif terhadap IHSG dan pasar global. Hal ini terbukti dengan IHSG yang mengalami kenaikan 1,5% hari ini. 

“Hal ini tentu memberikan sentimen positif, baik secara jangka pendek maupun jangka panjang,” ujar Nico, Senin (23/2/2026).

: IHSG Diramal Volatil, Cek Saham Jagoan Analis Pekan Ini

Dia melanjutkan secara jangka pendek hal ini akan memberikan sentimen positif, sementara secara jangka panjang kepastian akan perekonomian untuk pulih semakin terlihat lebar. 

Meskipun demikian, lanjutnya, investor harus tetap memperhatikan apa yang AS akan lakukan selanjutnya terkait dengan proses pembatalan tarif tersebut.

: : Asing Lanjut Net Buy, IHSG Berpeluang Jaga Tren Bullish

Nico melanjutkan sentimen ini akan membuka peluang yang lebih besar bagi investor untuk berinvestasi di aset-aset yang lebih berisiko, termasuk saham salah satunya.

Oleh sebab itu, pihaknya melihat hal ini akan memberikan kekuatan yang lebih besar bagi pasar saham dan obligasi untuk kembali menguat.

: : IHSG Melaju Pelan, Investor Wait and See Tunggu Tuah Reformasi OJK-BEI

Namun, dia juga mengingatkan investor harus mencermati terus proses pembatalan tarif tersebut, karena proses pembatalan tarif tersebut tidak di MA, tapi di pengadilan yang lebih rendah.

“Oleh sebab itu, kami berharap pengadilan yang lebih rendah itu dapat bergerak lebih cepat untuk menyelesaikan proses pembatalan tarif tersebut, agar kepastian untuk saat ini bisa diberikan kepada pelaku pasar dan investor,” ujarnya.

Akan tetapi, lanjutnya, investor juga harus mengingat ketidakpastian tetap ada, karena Trump sedang mencari cara untuk menggunakan landasan hukum yang lain untuk bisa tetap menjegal mitra dagang dengan tarif.

Dengan adanya sentimen ini, Pilarmas Investindo Sekuritas menyarankan investor untuk memilih sektor yang memiliki kinerja sejalan dengan business plan dengan pemerintah. Sektor-sektor yang menjadi pilihan tersebut adalah consumer non-cyclical, energy, property, dan basic materials.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.