
Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Indeks Bisnis-27 dibuka menguat seiring dengan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (11/3/2026). Saham BRPT, PGEO, TLKM, dan INDF tercatat memimpin kenaikan.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerja sama Bursa dengan harian Bisnis Indonesia ini naik 0,48% ke 500,84 hingga pukul 09.02 WIB. Tercatat, sebanyak 15 saham menguat, 7 saham turun, dan 5 stagnan.
Saham dengan kenaikan paling tinggi ditempati oleh PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) yang naik 2,33% ke Rp1.535 per saham. Posisi ini diikuti PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) yang tumbuh 2% menjadi Rp1.020.
: Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu, 11 Maret 2026
Barito Pacific Tbk. – TradingView
Sementara itu, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menguat 1,35% ke Rp3.000, dan saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) membukukan kenaikan sebesar 1,25% menuju level Rp6.075 per saham.
Adapun penurunan harga ditorehkan saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) yang melemah 2,37% menjadi Rp6.175 per saham, dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) mencatat penurunan sebesar 1,55% ke Rp9.550.
: : Saham Big Banks dan Konglomerasi Diskon Maret 2026, Ada BBCA hingga ASII Cs
IHSG hari ini sendiri dibuka menguat 0,43% ke 7.472,84 hingga pukul 09.02 WIB. Hari ini, indeks komposit dibuka pada level 7.484,77 dan sempat ke posisi 7.496,79.
Tercatat, sebanyak 320 saham menguat, 147 saham turun, dan 491 saham stagnan. Adapun total kapitalisasi pasar mencapai angka Rp13.359 triliun.
: : Kasak-Kusuk Menghapus Saham Papan FCA
Indeks komposit diprediksi rawan mengalami koreksi pada perdagangan hari ini karena dibayangi oleh sentimen global yang bervariasi serta dinamika konflik di Selat Hormuz yang memengaruhi harga komoditas energi.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menjelaskan bahwa pada perdagangan sebelumnya IHSG ditutup menguat 1,41%. Namun, penguatan itu disertai aksi jual bersih investor asing yang mencapai Rp1,93 triliun.
Saham-saham perbankan dan komoditas menjadi sasaran jual asing pada hari sebelumnya, antara lain PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), serta PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS).
“IHSG berpotensi kembali koreksi hari ini. Level support indeks berada di rentang 7.300–7.380, sementara level resisten di angka 7.500–7.560,” ujar Fanny dalam riset hariannya, Rabu (11/3/2026).
Sementara itu, dia melanjutkan bahwa sentimen dari pasar global menunjukkan bursa Wall Street ditutup beragam seiring dengan sikap pelaku pasar yang tetap waspada atau wait and see terhadap perkembangan konflik Iran.
Harga minyak mentah sempat bergejolak menyusul simpang siur informasi mengenai pengawalan kapal tanker oleh Angkatan Laut AS di Selat Hormuz.
Di sisi lain, bursa Asia justru berhasil rebound secara tajam kemarin, dipimpin oleh indeks Kospi Korea Selatan yang melonjak lebih dari 5%. Hal tersebut dipicu oleh optimisme sesaat setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan bahwa konflik di Timur Tengah kemungkinan akan segera berakhir.
—
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.