Indeks Bisnis-27 ditutup merah terbebani pelemahan saham NCKL hingga INCO

Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Indeks Bisnis-27 menutup perdagangan hari ini Kamis (26/2/2026) di zona merah seiring pelemahan mayoritas saham konstituen pertambangan yakni NCKL hingga INCO.

Berdasarkan data IDX Mobile, Indeks kerja sama dengan harian Bisnis Indonesia tersebut terkoreksi 3,30 basis point atau sebesar 0,60% ke level 550,28 pada akhir sesi perdagangan. Sepanjang hari, indeks bergerak dalam rentang 542,12 hingga 555,22.

Tercatat sebanyak 23 saham konstituen melemah, sisanya hanya 4 saham konstituen yang terpantau menguat.

: Indeks Bisnis-27 Dibuka Lesu Hari Ini (26/2), Saham INKP, MYOR, dan BMRI Masih Cuan

Pelemahan indeks dipicu oleh tekanan pada sejumlah saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) turun sebesar 5,56% ke level Rp1.445, disusul saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) yang terkoreksi 4,44% ke level Rp258, saham PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) melemah 3,59% ke level Rp1.075.

Berikutnya pelemahan saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) sebesar 3,49% ke level Rp30.400, diikuti saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) yang turun 3,47% ke level Rp1.950, serta saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) yang turun 3,40% ke level Rp7.100.

: : Saham INKP hingga ADRO Bawa Indeks Bisnis-27 Ditutup Menghijau

Di sisi lain, beberapa saham menahan penurunan dan mengalami penguatan adalah saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) naik 2,28% ke level Rp6.725, saham PT Telkom Indonesia (persero) Tbk. (TLKM) naik 1,39% ke level Rp3.650.

Berikutnya saham PT Astra International Tbk. (ASII) naik 1,13% ke level Rp6.725 serta saham PT Bank Mandiri (persero) Tbk. (BMRI) naik 0,47% ke level Rp5.325.

: : Indeks Bisnis-27 Ditutup Menghijau, Terdongkrak Saham INKP-ADRO

Tim riset Phintraco Sekuritas menilai  Investor juga mengamati ketegangan antara AS dan Iran. Selain itu, dari hasil pidato kenegaraan Presiden Trump sebelumnya ada beberapa poin penting  terkait dengan pembentukan program pensiun yang didukung pemerintah.

Trump juga kembali menyerukan kepada Kongres untuk mengesahkan UU yang melarang investor institusi besar membeli rumah-rumah keluarga tunggal, menyatakan keberhasilan dalam mendorong ekonomi dan memerangi inflasi, serta sebagian besar memfokuskan pidatonya pada kebijakan dalam negeri.

Investor akan mencermati Economic Sentimen Euro Area bulan Februari 2026 yang diperkirakan sedikit naik di level 99.5 dari 99.4. Sedangkan dari AS, investor akan mencermati data Initial Jobless Claims pekan lalu yang diperkirakan naik menjadi 210.000 dari 206.000. 

Dari domestik, pelemahan IHSG juga sejalan dengan tekanan yang terjadi di hampir seluruh sektor.

_____

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.