
Investor asing mencatat aksi jual bersih (net sell) tipis pada perdagangan sesi pertama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (27/2). Berdasarkan data Foreign Transaction Midday Stockbit Sekuritas, asing membukukan net sell Rp 110,22 miliar di seluruh pasar.
Nilai transaksi investor asing tercatat Rp 3 triliun di sisi beli dan Rp 3,11 triliun di sisi jual. Aktivitas perdagangan masih didominasi investor domestik dengan porsi nilai 72,79 persen, sedangkan investor asing sekitar 27,21 persen.
Dari sisi volume, investor asing membukukan pembelian 3,79 miliar saham dan penjualan 3,91 miliar saham, atau sekitar 15,18 persen dari total transaksi. Sementara investor domestik menguasai 84,82 persen volume perdagangan.
Saham BUMI dan DEWA Pimpin Akumulasi Asing
Meski secara agregat terjadi net sell, sejumlah saham justru masuk radar akumulasi asing. Saham BUMI mencatat top net foreign buy sebesar 157.907.400 saham, diikuti DEWA 114.872.500 saham dan KPIG 38.147.900 saham.
Akumulasi asing juga terlihat pada saham YELO (24.696.400), LPKR (22.978.100), ARCI (21.929.100), HUMI (20.873.700), MINA (16.950.800), HMSP (14.989.100), KAGI (14.267.800), BRMS (14.244.600), ERAA (14.094.200), PPRE (13.973.000), IMPC (12.642.000), PADI (10.699.000), PGAS (10.468.500), BELL (10.282.800), KIJA (9.453.200), DOSS (9.395.600), serta TRUE (8.767.700).
Masuknya saham energi, tambang, hingga properti lapis dua dalam daftar ini mencerminkan minat selektif investor asing pada saham berbasis komoditas dan second liner.
Saham Perbankan Masuk Daftar Net Sell
Di sisi lain, aksi jual asing paling besar terjadi pada GOTO dengan net sell 427.482.331 saham. Tekanan jual juga terlihat pada saham perbankan besar seperti BBRI (-25.966.987), BBCA (-18.806.242), dan BBNI (-14.618.500).
Selain itu, saham lain yang mencatat net sell asing antara lain BIPI (-48.190.900), BULL (-42.601.700), ACES (-27.753.800), BNBR (-22.221.400), HOKI (-18.409.100), INDF (-14.505.859), MDIA (-14.132.300), MBMA (-13.405.400), BKSL (-12.576.700), NCKL (-12.469.300), ENRG (-11.918.600), IATA (-11.886.900), COAL (-11.617.700), SMRA (-11.185.400), BBKP (-10.856.100), serta TLKM (-9.650.200).