Keputusan Mahkamah Agung AS batalkan tarif Trump kerek harga emas

Ussindonesia.co.id  LONDON. Harga emas naik ke level tertinggi tiga minggu pada Senin (23/2/2026), karena ketidakpastian yang dipicu oleh keputusan Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) yang membatalkan sebagian besar tarif dagang Presiden Donald Trump. Keputusan itu  menekan dolar AS dan mendorong investor untuk mencari keamanan pada emas batangan.

Senin (23/2/2026), harga emas spot naik 1,1% menjadi US$ 5.158,29 per ons pada pukul 05.58 GMT, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak 30 Januari 2026. Harga kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April naik 2% menjadi US$ 5.180,40.

“Putusan pengadilan tentang tarif, selain menimbulkan kemarahan presiden AS, telah menambah lapisan ketidakpastian lain pada pasar global, dengan para pedagang kembali beralih ke emas sebagai aset defensif,” kata Tim Waterer, kepala analis pasar di KCM Trade seperti dilansir Reuters.

Rupiah Makin Perkasa, Menguat ke Rp 16.806 Per Dolar AS di Siang Ini (23/2)

Mahkamah Agung AS membatalkan tarif besar-besaran Trump yang ia terapkan berdasarkan undang-undang yang dimaksudkan untuk digunakan dalam keadaan darurat nasional, memberikan kekalahan telak kepada presiden Republikan tersebut dalam putusan penting pada hari Jumat dengan implikasi besar bagi ekonomi global.

Setelah putusan pengadilan, Trump mengatakan ia akan menaikkan tarif sementara dari 10% menjadi 15% untuk impor AS dari semua negara.

Kontrak berjangka Wall Street dan dolar AS merosot di Asia pada hari Senin karena ketidakjelasan seputar tarif AS menghidupkan kembali perdagangan “jual Amerika”.

“Apakah emas dapat kembali naik di atas US$ 5.400 dalam waktu dekat mungkin bergantung pada berapa lama ketidakpastian tarif berlanjut dan apakah AS terlibat dalam aksi militer terhadap Iran,” kata Waterer.

Iran telah mengindikasikan bahwa mereka siap untuk membuat konsesi pada program nuklirnya dalam pembicaraan dengan AS sebagai imbalan atas pencabutan sanksi dan pengakuan haknya untuk memperkaya uranium, karena mereka berupaya untuk menghindari serangan AS.

Sementara itu, data pada hari Jumat menunjukkan bahwa inflasi inti AS meningkat lebih dari yang diperkirakan pada bulan Desember, dan tanda-tanda menunjukkan percepatan lebih lanjut pada bulan Januari, yang akan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve tidak akan memangkas suku bunga sebelum Juni.

Sementara itu, harga perak spot naik 2,9% menjadi US$ 86,98 per ons, level tertinggi dalam lebih dari dua minggu.

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 16.000 Jadi Rp 3.028.000 Per Gram, Senin (23/2)