Laba Astra Agro Lestari (AALI) tahun 2025 naik 28%, ini pendorongnya

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menyampaikan pendorong peningkatan kinerja perseroan sepanjang tahun 2025 didorong faktor internal dan eksternal.

Melansir laporan keuangan, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada tahun 2025 AALI tumbuh 27,83% secara tahunan dari periode sama pada tahun 2024 sebesar Rp 1,15 triliun.

Pertumbuhan laba bersih tersebut sejalan dengan pendapatan yang dikantongi AALI sepanjang 2025 mencapai Rp 28,65 triliun. Pendapatan tersebut naik 31,3% secara tahunan dari Rp 21,82 triliun pada tahun 2024.  

Pendapatan AALI tumbuh didorong pendapatan yang bersumber dari minyak sawit mentah dan turunan yang mencapai Rp 25,52 triliun, naik 26,46% secara year on year (yoy). Sementara pendapatan dari segmen inti dan turunannya naik 92,59% secara yoy menjadi Rp 3,12 triliun.

Astra Agro (AALI) Bukukan Laba Bersih Rp 1,5 Triliun di 2025, Naik 28%

Direktur Astra Agro, Tingning Sukowignjo mengatakan, peningkatan kinerja keuangan Astra Agro di tahun 2025 dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal. 

Dari sisi eksternal, harga CPO mengalami peningkatan harga. Rata-rata Crude Palm Oil (CPO) CIF Rotterdam sepanjang tahun 2025 mencapai US$ 1.222 per ton, meningkat 13% dibandingkan harga rata-rata tahun 2024 yang besarnya US$1.084/ton. 

“Sementara itu, dari sisi internal, Astra Agro mencatatkan kenaikan 13,3% yoy pada penjualan CPO beserta turunannya dan 15,8% yoy pada penjualan kernel dan turunannya,” ujarnya kepada Kontan, Senin (23/2/2026).

Selain itu, Astra Agro melakukan berbagai efisiensi biaya yang dibantu oleh inovasi teknologi sehingga pengeluaran menjadi efisien dan efektif. 

Astra Agro (AALI) Raup Laba Rp 1,07 Triliun, Pacu Produksi dan Tekan Emisi Karbon

“Pada tahun lalu, Astra Agro juga memilih untuk melunasi pinjaman bank untuk jangka pendek dan panjang menjadi nihil sehingga berdampak positif pada penurunan cost of debt perusahaan,” tuturnya.

Dengan kinerja tersebut, laba per saham AALI ikut naik menjadi Rp 764,65 per saham di 2025 dari Rp 596,22 per saham pada 2024.  

Total aset AALI turun 6,04% secara tahunan menjadi Rp 27,05 triliun pada 2025. 

Penurunan tersebut karena total liabilitas AALI anjlok 48,3% secara tahunan menjadi Rp 2,89 triliun. Sementara total ekuitas naik 4,13% secara tahunan menjadi Rp 24,16 triliun.  

Astra Agro Lestari (AALI) Akan Bangun 10 Fasilitas Methane Capture hingga Tahun 2030