Laba bersih Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) tembus Rp 1,16 triliun pada 2025

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Emiten perkebunan kelapa sawit, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) membukukan lonjakan penjualan signifikan yang mendorong pertumbuhan laba bersih pada 2025. 

Melansir laporan keuangan tahun buku 2025, SSMS mengantongi pendapatan sebesar Rp 6,15 triliun segmen perkebunan serta segmen minyak dan lemak nabati menyumbang Rp 10,31 triliun. 

Namun perolehan tersebut harus eliminasi sebesar Rp 5,76 triliun. Alhasil, penjualan bersih SSMS di sepanjang 2025 mencapai Rp 14,81 triliun atau tumbuh 42,9% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Rp 10,37 triliun.  

Pendapatan dan Laba Bersih Bukit Asam (PTBA) Menyusut Pada 2025

Sejalan dengan itu, SSMS sukses mengantongi laba tahun berjalan sebesar Rp 1,20 triliun. Ini melonjak 42,4% dibandingkan perolehan tahun buku 2024 yang mencapai Rp 844,69 miliar.

Lebih lanjut, laba yang Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk SSMS mencapai Rp 1,16 triliun atau meningkat 41,6% secara tahunan dari Rp 819,53 miliar pada periode tahun sebelumnya. 

SMSS juga menunjukkan perubahan signifikan pada struktur posisi keuangan, yang dipengaruhi oleh aktivitas akuisisi anak usaha baru, yakni PT Sawit Mandiri Lestari di 2025. 

Total Aset emiten sawit ini mengalami kenaikan sebesar 14,4% secara tahunan menjadi Rp 13,58 triliun per 31 Desember 2025 dari Rp 11,87 triliun per 31 Desember 2024. 

Rupiah Spot Menguat 0,39% ke Rp 16.974 per Dolar AS pada Rabu (1/4) Pagi

Total liabilitas SSMS meningkat menjadi Rp 10,64 triliun per 31 Desember 2025 dari  Rp 8,99 triliun. Hal ini terutama didorong oleh kenaikan utang bank jangka panjang.

Adapun total ekuitas SMSS tumbuh tipis 1,9% secara tahunan menjadi Rp 2,94 triliun hingga 31 Desember 2025. Di periode yang sama pada 2024, total ekuitas SSMS mencapai Rp 2,88 triliun.