Menakar daya tahan reli saham pelayaran HUMI, LEAD, SOCI cs pada awal 2026

Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Deretan saham pelayaran mulai dari PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) hingga PT Logindo Samuderamakmur Tbk. (LEAD) mencatatkan lonjakan harga pada perdagangan awal 2026. Seberapa kuat lonjakan saham itu bertahan?

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham HUMI naik 10,56% ke level Rp356 pada perdagangan hari ini, Selasa (6/1/2026). Harga saham HUMI juga telah naik 37,98% dalam tiga hari perdagangan awal 2026.

Kemudian, saham LEAD telah naik 42,86% ke level Rp220 dalam tiga hari perdagangan awal 2026. Harga saham PT Soechi Lines Tbk. (SOCI) naik 18,47% ke Rp590, PT Buana Lintas Lautan Tbk. (BULL) naik 21,43% ke Rp510, PT Temas Tbk. (TMAS) naik 29,85% ke Rp174, dan PT Samudera Indonesia Tbk. (SMDR) naik 10,71% ke Rp434 dalam tiga hari perdagangan awal 2026.

: BEI Suspensi Saham Pelayaran HUMI, LEAD, hingga SOCI Usai Harga Melonjak

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan penguatan saham-saham pelayaran pada awal tahun ini didorong oleh sentimen terkait kinerja bisnis. Emiten pelayaran juga mulai bergeliat seiring dengan permintaan pasar yang sudah tinggi. Tercatat, sejumlah emiten pelayaran pun berekspansi menambah jumlah armadanya.

“Terjadi kenaikan volume distribusi komoditas. Permintaan domestik juga masih stabil. Kalau hemat saya ada story pendorong,” kata Nafan kepada Bisnis pada Selasa (6/1/2026).

: : Lonjakan Saham Emiten Pelayaran HUMI, SMDR Cs pada Perdagangan Perdana 2026

Terdapat potensi peningkatan permintaan dari pasar internasional seiring dengan gejolak geopolitik. Uni Eropa misalnya telah mencapai kesepakatan untuk mempercepat penghentian impor gas Rusia yang ditargetkan selesai pada tahun ini. Eropa pun kemudian mencari alternatif pasokan gasnya.

Namun, daya tahan keberlanjutan penguatan saham emiten pelayaran tidak terlalu kuat. Emiten pelayaran mendapatkan tantangan dari biaya operasional yang tinggi. Alhasil, tidak semua emiten mencatatkan kinerja bottom line yang moncer.

: : Manuver Tambah Armada Emiten Pelayaran HUMI, SMDR Cs pada 2025

“Belum lagi emiten pelayaran bukan blue chip, jadi likuiditas kecil. Jadi takutnya harga saham gampang digerakkan market manipulator,” ujar Nafan.

Analis NH Korindo Sekuritas Indonesia Ezaridho Ibnutama dan Steven Willie dalam risetnya menilai sebenarnya geliat ekspansi yang dijalankan oleh emiten pelayaran mampu mendongkrak peluang pendapatan baru, seperti di SMDR.

“Kami menyukai SMDR karena ekspansi Jepang baru-baru ini ke Asia Timur memposisikan armada mereka untuk kontrak pengiriman bersih yang bermigrasi antara Samudra Pasifik,” tulis Ezaridho Ibnutama dan Steven Willie dalam risetnya.

Namun, terdapat tantangan bagi SMDR di antaranya penurunan tarif pengiriman yang menyebabkan kebocoran pendapatan sebagai akibat dari peningkatan jumlah kapal global dari pesanan kapal baru pasca Covid-19. 

________

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.