Ussindonesia.co.id JAKARTA. Kinerja PT Astra International Tbk (ASII) memang masih menurun. Namun, Maybank Sekuritas masih mempertahankan rekomendasi buy untuk saham ASII dengan kenaikan target harga menjadi Rp 6.700 per saham dari sebelumnya Rp 5.650. Analis Maybank Sekuritas, Paulina Margareta dalam riset 10 November 2025 menjelaskan kenaikan target harga ini mencerminkan pembaruan valuasi ke tahun fiskal 2026 dan penerapan price-to-earnings (P/E)...
Read More »BlackRock dan Dimensional Fund Borong Saham BUMI di Hari Pahlawan
Pembelian saham BUMI oleh BlackRock dan Dimensional pada Hari Pahlawan tersebut dilakukan masing-masing sebanyak 3,15 juta lembar dan 91,60 juta lembar.
Read More »Wall Street Cetak Rekor Tertinggi, Dipicu Harapan Berakhirnya Penutupan Pemerintah AS
Ussindonesia.co.id NEW YORK. Indeks Utama Wall Street ditutup menguat ke rekor tertinggi pada akhir perdagangan Selasa (11/11/2025), didorong kemajuan dalam upaya mengakhiri penutupan pemerintah AS. Mengutip Reuters, indeks S&P 500 naik 0,21% dan ditutup pada level 6.846,61, Nasdaq turun 0,25% menjadi 23.468,30, sementara Dow Jones Industrial Average naik 1,18% menjadi 47.927,96. Sepuluh dari 11 indeks sektor S&P 500 menguat, dipimpin oleh sektor...
Read More »Elang Mahkota Teknologi (EMTK) Bagikan Dividen Interim Rp 305,73 Miliar
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) alias Emtek akan membayarkan dividen interim sebesar Rp 305,73 miliar kepada pemegang sahamnya pada 11 Desember 2025. Sekretaris Perusahaan Elang Mahkota Teknologi Titi Maria Rusli menyampaikan pembagian dividen interim ini sesuai dengan keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 7 November 2025. “Total nilai dividen yang akan dibagikan sebesar Rp 305,73 miliar atau...
Read More »Wall Street Selasa (11/11): S&P 500 dan Nasdaq Dibuka Turun, Dipicu Saham Teknologi
Ussindonesia.co.id Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite dibuka turun pada perdagangan Selasa (11/11/2025), seiring kembalinya kekhawatiran pasar terhadap valuasi tinggi saham-saham teknologi. Sementara investor juga memantau perkembangan menuju berakhirnya penutupan pemerintahan (government shutdown) terpanjang dalam sejarah Amerika Serikat. Melansir Reuters, Dow Jones Industrial Average dibuka naik tipis 15,9 poin (0,03%) ke posisi 47.384,51....
Read More »Musim Pembagian Dividen Interim Telah Tiba, Waspada Potensi Dividen Trap
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Setelah musim rilis laporan keuangan kuartal III-2025 usai, musim pembagian dividen interim pun dimulai. Beberapa emiten sudah mulai ramai pengumuman jadwal pembagian dividen interim dari tahun buku 2025. Teranyar, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) mengumumkan akan membagikan dividen interim sebesar Rp 305,73 miliar. Anak usahanya, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) juga akan membagikan dividen interim 571,20 miliar....
Read More »BI Tegaskan Redenominasi Rupiah Tak Kurangi Nilai dan Daya Beli Uang
Bank Indonesia menjelaskan rencana redenominasi Rupiah yang bertujuan untuk efisiensi transaksi dan modernisasi sistem pembayaran.
Read More »S&P 500 dan Nasdaq Turun Selasa (11/11), di Tengah Kekhawatiran Valuasi Saham AI
Ussindonesia.co.id Indeks S&P 500 dan Nasdaq melemah pada perdagangan Selasa (11/11/2025) seiring munculnya kembali kekhawatiran terkait valuasi tinggi saham teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Pasar juga mencermati perkembangan pembahasan akhir untuk mengakhiri penutupan pemerintahan (government shutdown) terpanjang dalam sejarah AS. Melansir Reuters, pukul 09.37 waktu setempat, Dow Jones Industrial Average naik 72,81 poin (0,16%) ke level...
Read More »Penjualan Eceran September Tumbuh, BI Prediksi Oktober Makin Menguat
Jakarta, IDN Times – Bank Indonesia (BI) melaporkan kinerja penjualan eceran pada September 2025 tumbuh secara tahunan, meski terkontraksi secara bulanan. Indeks Penjualan Riil (IPR) per September tercatat 218,3, atau tumbuh 3,7 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan 3,5 persen (yoy) pada Agustus 2025. Secara bulanan, penjualan eceran tercatat kon...
Read More »Menakar Prospek Kinerja MDKA, MBMA, EMAS Selepas Kuartal III-2025
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Kinerja emiten-emiten Grup Merdeka tampak belum begitu optimal. Walau begitu, langkah ekspansi yang agresif diyakini akan berdampak positif bagi kelangsungan usaha Grup Merdeka secara jangka panjang. Mengacu keterangan tertulis, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) membukukan penurunan pendapatan belum diaudit sebesar 22% year on year (yoy) menjadi US$ 1,29 miliar hingga kuartal III-2025. Hasil ini dipengaruhi oleh pelemahan...
Read More »