
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) memperoleh peringkat kredit tertinggi idAAAcg dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) atas penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Perseroan.
Peringkat triple A tersebut diraih berkat penjaminan penuh atau 100% dari Credit Guarantee and Investment Facility (CGIF).
CGIF merupakan lembaga penjaminan yang berada di bawah naungan Asian Development Bank (ADB) dan didukung negara-negara ASEAN+3.
Penjaminan diberikan setelah melalui proses uji tuntas yang mencakup kondisi keuangan, tata kelola perusahaan, serta kepatuhan terhadap prinsip keberlanjutan.
Manajemen Pollux menyatakan, perolehan peringkat tertinggi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat struktur permodalan Perseroan.
Obligasi Pollux Hotels Oversubscribed, CGIF Beri Jaminan Penuh
Selain itu, pencapaian tersebut mencerminkan kepercayaan lembaga internasional terhadap fundamental keuangan dan tata kelola perusahaan.
Dalam keterbukaan informasi, Pollux mengungkapkan sekitar 90% dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk refinancing strategis. Langkah ini ditujukan untuk menurunkan beban bunga serta memperbaiki arus kas, seiring dengan pemulihan industri perhotelan pascapandemi.
Sementara itu, sekitar 10% dana dialokasikan untuk belanja modal yang mendukung agenda lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG).
Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan properti berkonsep ramah lingkungan, antara lain pemasangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap, sistem pengelolaan air limbah terintegrasi, serta modernisasi sistem pendingin udara (HVAC) hemat energi berbasis Internet of Things (IoT).
Direktur Utama Pollux Hotels Group, Handoyo, mengatakan kolaborasi dengan CGIF dan ADB mencerminkan kepercayaan terhadap arah strategis Perseroan.
Pollux Hotels (POLI) Catatkan Obligasi Berkelanjutan Pertama di Sektor Hospitality
“Pollux berupaya membangun bisnis perhotelan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kinerja keuangan jangka panjang,” ujarnya dalam siaran pers, seperti dikutip Minggu, (11/1/2026).
Di sisi lain, CEO CGIF Hongwei Wang menyampaikan bahwa penjaminan penuh diberikan berdasarkan penilaian terhadap posisi pasar Pollux yang dinilai solid serta komitmen Perseroan dalam menerapkan prinsip keberlanjutan dan standar operasional internasional.
Dengan peringkat idAAAcg, obligasi Pollux masuk dalam kategori instrumen berisiko sangat rendah dan setara dengan surat utang berperingkat tertinggi di pasar domestik. Kondisi ini dinilai dapat meningkatkan daya tarik bagi investor institusional jangka panjang, seperti dana pensiun dan perusahaan asuransi.
Ke depan, Pollux menargetkan percepatan transformasi portofolio properti menuju konsep eco-luxury. Perseroan juga menyatakan kesiapan memanfaatkan pembiayaan hijau sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang.
Pollux Hotels Group Terbitkan Obligasi Keberlanjutan Rp 500 Miliar
Sebagai informasi, PT Pollux Hotels Group Tbk merupakan pengembang dan operator properti gaya hidup terintegrasi di Indonesia dengan portofolio hotel, apartemen servis, dan ritel komersial. Adapun CGIF adalah dana perwalian yang dibentuk oleh negara-negara ASEAN+3 bersama ADB untuk mendorong pengembangan pasar obligasi korporasi di kawasan.