Jantra Grupo (KAQI) bidik laba tumbuh 30% di tahun 2026, intip strateginya

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Emiten jasa otomotif di sektor perbaikan kaki-kaki mobil, PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) membidik kenaikan laba bersih dan pendapatan sebesar 25% hingga 30% di tahun 2026.

Direktur Utama PT Jantra Grupo Indonesia Tbk Imam Sujono, menyampaikan ekspansi jaringan cabang serta peningkatan efisiensi operasional melalui penerapan teknologi dan optimalisasi sumber daya menjadi kunci untuk merealisasikan target tersebut.

“Saat ini ongoing pembukaan cabang baru di Bogor dan penambahan cabang di Gianyar Bali yang akan semakin mengukuhkan dominasi perseroan di Bali. Dengan cabang Gianyar maka perseroan memiliki 3 cabang besar di Bali,” kata Imam dalam keterangan resminya, Senin (2/3/2026).

Sejalan dengan model bisnis yang menitikberatkan pada sebanyak mungkin titik layanan berupa cabang khusus dan spesialis, KAQI agresif memperluas jaringan, khususnya di Pulau Jawa dan Bali. Ekspansi dilakukan baik melalui pembukaan cabang dengan pendanaan internal maupun melalui skema kerja sama operasi (KSO) bersama investor strategis.

Harga Emas Antam Melonjak Rp 50.000 Jadi Rp 3.135.000 per Gram, Senin (2/3/2026)

“Kita inginnya ke depan memiliki bisnis footprint yang tersebar untuk dapat melayani seluruh masyarakat Indonesia di seluruh provinsi dengan pricing terbaik, teknologi terbaik dan jaminan pelayanan terbaik,” tambahnya.

Imam menilai, ekspansi ke berbagai kota dan provinsi juga membuka ruang bagi perusahaan untuk menghadirkan dampak sosial.

Selain itu, Imam menambahkan, permintaan layanan perawatan kaki-kaki mobil cenderung inelastis terhadap inflasi. Artinya, ketika gejala atas masalah ini muncul di kendaraan pemilik mobil, maka mau tidak mau harus segera dilakukan perbaikan. 

Meski demikian, perusahaan tetap menerapkan strategi harga yang mengedepankan keterjangkauan tanpa mengorbankan kualitas. KAQI bahkan memberikan jaminan perlindungan berupa layanan gratis selama satu tahun apabila terjadi kembali masalah serupa setelah perawatan dilakukan.

Perang Iran-AS Pecah, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini dari Kiwoom Sekuritas (2/3)

Imam juga menyampaikan rencana untuk membagikan dividen kepada para investor pada tahun ini. Langkah tersebut menjadi wujud komitmen manajemen atas capaian pertumbuhan organik yang telah diraih, sekaligus bentuk apresiasi kepada pemegang saham yang terus menaruh kepercayaan terhadap prospek bisnis perusahaan ke depan.

Sebagai informasi, perusahaan yang berdiri sejak tahun 2010 hingga saat ini telah memiliki dan mengoperasikan 22 cabang di pulau Jawa dan Bali sehingga menjadi pemain utama dan terbesar di Indonesia untuk segmen pelayanan otomotif ini.