
Ussindonesia.co.id , JAKARTA – Indeks Bisnis-27 ditutup menguat pada perdagangan Senin (5/1/2025). Mayoritas saham konstituen indeks menguat, di antaranya seperti ADRO, INKP, sampai UNTR.
Melansir IDX Mobile, indeks hasil kerja sama harian Bisnis Indonesia ini ditutup menguat 1,26% atau 6,99 poin ke 562,56. Sebanyak 18 saham konstituen ditutup menguat, 6 ditutup melemah dan 3 saham tidak berubah.
Indeks sepanjang perdagangan hari ini bergerak di rentang 553,42 hingga 562,87. Transaksi tercatat sebanyak 14,72 miliar saham dengan nilai sebesar Rp11,27 triliun. Kapitalisasi pasar indeks Bisnis-27 mencapai Rp4.244 triliun.
Sebanyak 18 saham konstituen yang ditutup menguat hari ini adalah saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) yang naik 1,10% ke Rp1.840, saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) naik 0,76% ke Rp2.000, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) naik 5,61% ke Rp3.390, dan PT Astra International Tbk. (ASII) yang naik 1,10% ke Rp6.875.
Berikutnya, saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) ditutup naik 0,62% ke Rp8.075, saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) naik 10,48% ke Rp464, saham PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) naik 6,16% ke Rp1.465, saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) naik 5,66% ke Rp5.600, dan saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) naik 2,62% ke Rp6.850.
Selanjutnya, saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) menguat 1,71% ke Rp8.925, saham PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) naik 1,66% ke Rp1.225, saham PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) naik 0,42% ke Rp1.185, dan saham PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) naik 2,41% ke Rp1.485.
: IHSG Cetak ATH Baru Awal 2026 ke 8.859, Saham BYAN hingga DCII Melesat
Kemudian, saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) naik 1,29% ke Rp1.180, saham PT Pertamina Geothermal Tbk. (PGEO) naik 2,65% ke Rp1.160, saham PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) menguat 0,86% ke Rp2.340, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menguat 3,17% ke Rp3.580, serta saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) menguat 2,33% ke Rp30.800.
Dalam 2 hari perdagangan 2026, indeks Bisnis-27 selalu ditutup menguat. Level indeks saat ini mencerminkan pertumbuhan 1,29% dalam sepekan terakhir, atau 2,14% dalam sebulan terakhir.
Penguatan indeks Bisnis-27 ini juga sejalan dengan laju indeks harga saham gabungan (IHSG). Indeks komposit juga ditutup naik 1,27% ke level all time high (ATH) baru ke 8.859,19.
Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Hari Rachmansyah mengatakan IHSG berpeluang ATH baru pada pekan ini. Menurutnya, pergerakan positif IHSG dipengaruhi oleh lanjutan Santa Claus Rally di akhir Desember 2025 dan mulai berjalannya January Effect sejak 2 Januari 2026 yang mendorong risk appetite pasar dan menjaga momentum bullish IHSG di awal tahun.
“Dalam sepekan ke depan [5-9 Januari 2026] IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan dan berpeluang membentuk rekor all time high seiring dukungan rilis sejumlah data ekonomi domestik yang menjadi perhatian pelaku pasar,” ujar Hari, Senin (5/1/2026).
Meski ada potensi penguatan, menurutnya pergerakan IHSG tetap akan dipengaruhi oleh dinamika eksternal, terutama arah kebijakan global.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.