
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Rama Indonesia berencana mengambil alih alias mengakuisisi saham PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) yang dimiliki PT Pandawa Putra Investama.
Presiden Direktur Dua Putra Utama Makmur Bambang Panca Putra menjelaskan, pada 22 Januari 2026, Rama Indonesia berencana untuk mengambil alih 59,24% saham DPUM dari modal disetor dan ditempatkan.
“Rencana akuisisi ini tidak berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, keuangan dan keberlangsungan usaha,” tulisnya dalam keterbukaan informasi, Jumat (23/1/2026).
Saham Ngebut, Intip Prospek RMK Energy (RMKE)
Melansir data daftar pemegang saham DPUM per 31 Desember 2025, PT Pandawa Putra Investama tercatat mengempit sekitar 2,91 miliar saham DPUM. Jumlah ini setara dengan 69,80% dari modal ditempatkan dan disetor.
Di periode yang sama, jumlah saham free float DPUM mencapai 1,25 miliar. Dengan jumlah saham tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 4,17 miliar, maka saham free float DPUM mencapai 29,95%.
DPUM juga tercatat memiliki saham treasuri sebanyak 10,46 juta saham. Jumlah tersebut setara dengan 0,2% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam DPUM.
Adapun saham DPUM tengah dalam masa penghentian sementara perdagangan efek alias suspensi. Pada perdagangan terakhir, DPUM parkir di level Rp 276 per saham.
Erajaya (ERAA) Bakal Buyback Saham, Siapkan Dana Rp 150 Miliar