
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka melemah pada awal perdagangan hari ini. Senin (12/1/2026), rupiah dibuka di level Rp 16.848 per dolar Amerika Serikat (AS).
Ini membuat rupiah melemah 0,17% dibanding penutupan Jumat (9/1/2026) yang berada di level Rp 16.819 per dolar AS. Alhasil, rupiah sudah melemah untuk delapan hari berturut-turut.
Hingga pukul 09.00 WIB, pergerakan mata uang di Asia bervariasi dengan kecenderungan menguat. Di mana, baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,28%.
Investor Wajib Tahu! 4 Saham Ini Masuk Radar UMA BEI pada Hari Ini (12/1)
Selanjutnya ada dolar Singapura yang terkerek 0,13%. Disusul, yen Jepang dan ringgit Malaysia yang sama-sama menanjak 0,09%.
Berikutnya, peso Filipina terlihat terangkat 0,07% dan yuan China menguat tipis 0,03% di pagi ini.
Sementara itu, won Korea Selatan kembali jadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,2%.
Kemudian ada dolar Taiwan yang turun 0,05% dan dolar Hongkong yang melemah tipis 0,006% terhadap the greenback.