
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Emiten pertambangan nikel, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mengumumkan memperoleh fasilitas kredit dari sejumlah perbankan.
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada 25 Maret 2026 INCO menandatangani Perjanjian Fasilitas dengan DBS Bank Ltd., Mizuho Bank Ltd., PT Bank Mizuho Indonesia dan United Overseas Bank Limited sebagai Mandated Lead Arrangers, Underwriters, dan Bookrunners, serta PT Bank DBS Indonesia sebagai Agen dan United Overseas Bank Limited sebagai Koordinator Tunggal sekaligus Koordinator Keberlanjutan Tunggal.
Melalui perjanjian tersebut, INCO mendapat Fasilitas Kredit Bergulir berbasis berkelanjutan senilai US$ 500 juta dengan opsi greenshoe senilai hingga US$ 250 juta.
Simak Rekomendasi Saham dan Proyeksi Vale Indonesia (INCO) di 2026
Fasilitas kredit ini akan jatuh tempo dalam waktu 24 bulan dengan opsi perpanjangan untuk jangka waktu tambahan 12 bulan.
“Pemberian fasilitas kredit kepada perusahaan akan digunakan untuk membiayai keperluan umum perusahaan, termasuk namun tidak terbatas pada belanja modal dan kebutuhan modal kerja,” tulis Corporate Secretary INCO Anggun Kara Nataya dalam keterbukaan informasi, Rabu (25/3/2026).
INCO Chart by TradingView
Manajemen INCO menjelaskan, Fasilitas Kredit Bergulir ini memberikan kepastian pendanaan pada proyek-proyek pembangunan tambang dan fasilitas pengolahan nikel INCO yang sebagian memasuki fase penyelesaian dan akan selesai tepat waktu atau bahkan lebih awal.