Bank Permata (BNLI) gelar RUPST 7 April 2026, bahas dividen dan susunan direksi

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. PT Bank Permata Tbk (BNLI) bersiap menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 7 April 2026 mendatang. Agenda tahunan ini akan membahas tujuh poin utama, termasuk penentuan penggunaan laba bersih tahun buku 2025 serta kebijakan pembagian dividen kepada pemegang saham.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (10/3/2026), BNLI akan menggelar RUPST secara offline di World Trade Center II, Jakarta, pukul 10.00 WIB. Selain itu, rapat juga dapat diikuti secara online melalui fasilitas eASY.KSEI yang disediakan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia.

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham akan diminta memberikan persetujuan atas laporan tahunan 2025 serta pengesahan laporan keuangan tahun buku 2025. Selain itu, rapat juga akan menetapkan penggunaan laba bersih perseroan.

Direktur Keuangan dan Unit Usaha Syariah PermataBank, Rudy Basyir Ahmad, menyatakan bahwa keputusan terkait besaran dividen juga akan ditentukan dalam rapat tersebut. Meski belum mengungkapkan rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio (DPR) yang diusulkan, manajemen memastikan kebijakan dividen akan tetap dijaga stabil.

Imbal Hasil Tinggi Masih Jadi Daya Tarik Lender Tempatkan Dana di Fintech Lending

“Dari sisi strategi pemberian dividen, sebenarnya kami akan terus memastikan tawaran compliant, stabil dan sustain seperti tahun-tahun yang sebelumnya,” ujar Rudy dalam paparan publik, Kamis (12/3/2026).

Sebagai gambaran, pada tahun buku 2024 BNLI membagikan dividen sebesar Rp 1,08 triliun atau Rp 30 per saham. Nilai tersebut setara dengan DPR 30,26% dari laba bersih perseroan pada periode tersebut.

Sementara itu, pada tahun buku 2025 laba bersih BNLI tercatat tumbuh tipis 0,59% secara tahunan menjadi Rp 3,59 triliun. Dengan asumsi rasio DPR berada di kisaran 30%, maka potensi total dividen yang dibagikan perseroan diperkirakan masih berada di sekitar Rp 1,08 triliun.

  BNLI Chart by TradingView  

Tak hanya membahas dividen, RUPST juga akan menetapkan susunan pengurus baru untuk periode jabatan 2026–2029. Agenda ini mencakup pengangkatan kembali anggota Dewan Komisaris dan Direksi perseroan, serta pengangkatan direktur baru.

Selain itu, pemegang saham juga akan menentukan besaran serta jenis remunerasi dan fasilitas lainnya yang diberikan kepada jajaran pengurus perseroan.

Dengan sejumlah agenda strategis tersebut, RUPST BNLI tahun ini menjadi momentum penting bagi pemegang saham untuk menentukan arah kebijakan perusahaan ke depan, termasuk terkait pembagian laba dan struktur manajemen bank.