
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Harga saham PT Petrosea Tbk (PTRO) melejit. Saham emiten yang bergerak di bidang kontrak pertambangan, EPC dan jasa minyak gas ini akan melambung 24,87% ke level Rp 4.670 per saham. Kenaikan harga tersebut membuat harga saham PTRO dalam lima hari masih tercatat naik 13,9%.
Kinerja PTRO ini sejalan dengan realisasi kinerja perusahaan sepanjang kuartal pertama tahun 2026 yang mencatat pertumbuhan. Pendapatan PTRO naik sebesar 84,24% menjadi US$ 284,13 juta dibandingkan US$ 154,21 juta pada periode yang sama tahun 2025.
IHSG Rebound 0,83% ke 6.180, Top Gainers LQ45: BRPT, CUAN dan AMMN, Jumat (29/5)
Sementara itu, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat sebesar 50,54% menjadi US$ 1,38 juta. Kontribusi terbesar pendapatan perusahaan berasal dari lini bisnis jasa pertambangan yang mencapai US$ 140,57 juta, diikuti oleh lini bisnis EPC yang mencatat pendapatan sebesar US$ 106,43 juta, serta lini bisnis EPCI Migas Lepas Pantai sebesar US$ 13,59 juta.
Tak hanya itu, PTRO diketahui akan mendapat dana segar dari hasil penjualan aset anak usaha, PT Kemilau Mulia Sakti kepada PT Singaraja Putra Tbk (SINI). SINI akan mengakuisisi 507.380.875 saham setara dengan 99,95% saham Kemilau Mulia Sakti yang dimiliki oleh PTRO. Manajemen SINI dalam keterbukaan informasi memaparkan jika nilai akuisisi KMS sebesar Rp 1,73 triliun.
Penjualan aset ini tentu akan menambah kas PTRO. Di mana pada kuartal I-2026, kas setara kas PTRO mencapai US$ 78,82 juta. Sedangan total aset sebesar US$ 1,6 miliar.