Berinvestasi saham kerap dijadikan sebagai cara paling efektif untuk bisa menumbuhkan kekayaan dalam jangka panjang. Namun, memahami bagaimana menganalisis saham tentu merupakan kunci utama agar tidak sampai salah dalam mengambil langkah yang tepat. Banyak pemula mungkin cenderung tergesa-gesa dalam membeli saham hanya karena ikut-ikutan tren atau ...
Read More »Awas Koreksi! Saham BBTN & MEDC Layak Dilirik? Analisis IHSG
IHSG diprediksi terkoreksi awal pekan ke 8.044-8.233. Cermati saham BBTN, BSDE, ESSA, dan MEDC untuk peluang beli. Kapitalisasi pasar naik 3,31%.
Read More »Tim Gabungan Kemenkeu-OJK Bereskan Pasar Modal: Apa yang Berubah?
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia akan bergabung menjadi Tim Pembenahan Pasar Modal. Pembentukan Tim Pembenahan Pasar Modal ini merupakan hasil kesepakatan antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk membenahi persoalan yang ada di pasar modal Indonesia....
Read More »Rekomendasi Saham Ritel 2024: Analisis MIDI, ACES, MAPA, MAPI
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Emiten sektor ritel membukukan kinerja beragam pada semester I 2025 silam. Sampai saat ini,emiten ritel belum ada yang merilis kinerja kuartal III 2025. Namun, perubahan perilaku konsumen diperkirakan menjadi salah satu faktor penentu kinerja emiten sektor ritel. Nah,berikut rekomendasi saham emiten sektor ritel dari sejumlah analis. Simak ulasan lengkapnya berikut: 1. PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) Proyeksi belanja...
Read More »Menilik Potensi Gelaran IPO di Sisa 2025, Bakal Ramai atau Sepi?
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Menjelang akhir tahun, aksi penawaran umum saham perdana alias Initial Public Offering (IPO) masih sepi. Sampai akhir Oktober 2025, baru ada satu perusahaan yang mengumumkan rencana IPO. Yakni, PT Pelayaran Jaya Hidup Baru. Di mana, calon emiten dengan kode saham PJHB ini berencana untuk menawarkan maksimal 480 juta saham atau setara dengan 25% dari modal ditempatkan dan disetor pasca IPO. Dalam masa penawaran awal alias...
Read More »Emiten Ramai-Ramai Gelar Buyback Saham, Mana yang Paling Menarik?
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Mengawali kuartal IV-2025, sejumlah emiten mengumumkan rencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham di tengah pasar yang sedang bergerak fluktuatif. Adapun emiten yang merencanakan buyback saham. Di antaranya, PT Ussindonesia.co.id Tbk (BUKA), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Jaya Real Property Tbk (JRPT), PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA), PT Jembo Cable Company Tbk (JECC), PT Asuransi...
Read More »Mengukur Minat Investor Serap Saham IPO Akhir Tahun, Ada 13 Calon Emiten di Pipeline BEI
Bursa Efek Indonesia mencatat 13 calon emiten dalam pipeline IPO 2025. Minat investor tinggi, dipengaruhi stabilitas makro dan kekuatan konglomerasi.
Read More »Kinerja Medikaloka Hermina (HEAL) Lesu, Simak Prospek dan Rekomendasi Sahamnya
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) tengah mengalami tekanan kinerja selama sembilan pertama tahun 2025. Melansir laporannya di Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/10/2025), HEAL membukukan laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 356,01 miliar. Angka ini anjlok 23,95% secara tahunan (YoY) ketimbang laba setahun sebelumnya Rp 468,16 miliar. Meski...
Read More »Kinerja Sektor Ritel Dibayangi Fenomena Down Trading, Simak Rekomendasi Sahamnya
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Emiten sektor ritel membukukan kinerja beragam pada periode semester I – 2025. Perubahan perilaku konsumen diperkirakan menjadi salah satu faktor penentu kinerja emiten sektor ritel ke depan. Irsyady Hanief, Research Analyst Henan Sekuritas mengatakan, prospek kinerja ritel pada kuartal IV-2025 dinilai lebih positif secara selektif. Segmen kebutuhan pokok relatif bertahan di tengah tren downtrading. Sementara segmen...
Read More »BI Klaim DHE SDA Masih Efektif Jaga Stabilitas Rupiah
Jakarta, IDN Times - Bank Indonesia (BI) memastikan, pengumpulan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) masih efektif mendukung stabilitas rupiah sekaligus memperkuat cadangan devisa (cadev), baik terhadap dampak di pasar maupun instrumen moneter. Hal itu disampaikan Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, Juli Budi Winantyo, me...
Read More »