Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Indeks dolar Amerika Serikat (AS) atau DXY sempat naik awal pada pekan ini. Namun, penguatannya dinilai hanya sementara, sebab DXY mengalami tren pelemahan pada akhir pekan ini. Mengacu data Trading Economics, per Jumat (7/11/2025) pukul 20.01 WIB, indeks dolar AS (DXY) tercatat di level 99,672, turun 0,06% secara harian. Namun menguat hampir 0,01% dalam sepekan, dan naik 0,91% dalam sebulan terakhir. Mengenai pergerakan...
Read More »Pemerintah Selidiki Potensi Pelanggaran Hukum soal Tambang Freeport Longsor
Kementerian ESDM mengatakan proses investigasi penyebab insiden tambang Grasberg Block Cave (GBC), milik PT Freeport Indonesia (PTFI) longsor, masih berlangsung.
Read More »Tren Penghimpunan Dana Pasar Modal Kian Mendekati Target OJK
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Tren penghimpunan dana di pasar modal terus mendekati target yang dicanangkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghimpunan dana di pasar modal telah mencapai 92,98% dari target sebesar Rp 220 triliun. Inarno Djajadi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon menyampaikan tren penghimpunan dana di pasar modal terpantau tetap kuat. Per akhir Oktober 2025, nilai Penawaran Umum oleh korporasi...
Read More »Wall Street Bersiap Catat Pelemahan Mingguan Seiring Kekhawatiran Terhadap Ekonomi AS
Ussindonesia.co.id NEW YORK. Indeks Utama Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Jumat (7/11/2025) dan bersiap mencatat penurunan mingguan yang tajam, seiring kekhawatiran terhadap ekonomi AS dan valuasi yang tinggi di sektor teknologi yang memperburuk sentimen. Mengutip Reuters, pada bel pembukaan perdagangan, indeks Dow Jones Industrial Average turun 115,3 poin, atau 0,25%, ke level 46.797,03. S&P 500 turun 24,1 poin, atau 0,36% ke level...
Read More »BI Buka Repo Obligasi Korporasi: Likuiditas Pasar Meningkat!
Jakara, IDN Times - Bank Indonesia (BI) akan melakukan diversifikasi instrumen dasar dalam transaksi repurchase agreement (repo) dalam operasi moneter. Langkah ini diharapkan mendorong korporasi lebih aktif menerbitkan obligasi sekaligus mendapatkan alternatif sumber pembiayaan yang lebih efisien. Kepala Grup Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset...
Read More »Penjualan Erajaya (ERAA) Moncer per Kuartal III-2025, Ini Pendorongnya
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) mencatatkan kinerja penjualan yang solid sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025 di tengah laba bersih yang sedikit melambat. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi, penjualan bersih ERAA meningkat 7,72% year on year (yoy) menjadi Rp 52,36 triliun hingga akhir September 2025, dari Rp 48,61 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Secara rinci, penjualan ERAA utamanya ditopang...
Read More »Harga Emas Sentuh US$4.000 per Ounce, Saham Tambang Domestik Melemah Jumat (7/11)
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Harga emas dunia melonjak mendekati level US$4.000 per ounce pada perdagangan Jumat (7/11/2025), setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dalam waktu dekat. Laporan Challenger, Gray & Christmas menunjukkan bahwa pemutusan hubungan kerja (PHK) di AS melonjak tiga kali lipat pada Oktober, mencatatkan kenaikan terbesar...
Read More »Indeks Bisnis-27 Ditutup Menguat, Saham BBCA, BBNI hingga ASII Kinclong
Indeks Bisnis-27 naik 0,35% ke 550,62; saham BBCA, BBNI, ASII menguat. IHSG naik 0,69% ke 8.394,59 dengan transaksi Rp15,51 triliun.
Read More »Nilai Transaksi Aset Kripto Sentuh Rp 409,56 Triliun hingga Oktober 2025
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi aset kripto mengalami tren peningkatan hingga periode 10 bulan pertama tahun 2025. Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (ITSK/IAKD) OJK Hasan Fawzi menyebut nilai transaksi aset kripto secara akumulasi sepanjang 10 bulan pertama tahun 2025 mencapai Rp 409,56 triliun. Adapun pada bulan Oktober 2025, nilai...
Read More »Kinerja Saham Big Banks Jumat (7/11): BBCA dan BBNI Menguat
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Saham-saham perbankan besar (big banks) terpantau bergerak variatif pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/11/2025). Hingga pukul 16.00 WIB, dua saham perbankan unggulan menguat, satu melemah, dan satu stagnan. Dari empat saham bank besar yang menjadi indikator utama sektor keuangan, Bank Central Asia (BBCA), Bank Mandiri (BMRI), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan Bank Negara Indonesia (BBNI)...
Read More »