Umumkan buyback Rp905 miliar, begini pergerakan saham BNI

Jakarta, IDN Times – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengumumkan aksi korporasi pembelian kembali saham (buyback).

Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025, nilai transaksi itu mencapai Rp905,48 miliar, termasuk biaya transaksi.

1. Buat jaga stabilitas harga saham

Okki mengatakan, buyback dilakukan untuk salah menjaga stabilitas harga saham, sekaligus memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan modal perusahaan.

“Keputusan buyback ini menunjukkan keyakinan manajemen terhadap prospek jangka panjang Perseroan sekaligus memberikan ruang fleksibilitas dalam penguatan permodalan,” kata Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo dikutip dari keterangan resmi, Senin (9/3/2026).

Saham hasil buyback nantinya akan disimpan sebagai saham tresuri (treasury stock) yang dapat dialihkan melalui penjualan kembali di Bursa Efek Indonesia maupun di luar bursa.

Saham tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan Program Kepemilikan Saham bagi Pegawai dan/atau Pengurus Perseroan.

2. BNI reklasifikasi saham seri B menjadi seri A

Dalam RUPST itu, pemegang saham juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan terkait reklasifikasi saham Seri B milik BP BUMN menjadi saham Seri A Dwiwarna. Reklasifikasi dilakukan terhadap 223.783.877 lembar saham sebagai bagian dari penyesuaian terhadap Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara.

Okki mengatakan penyesuaian tersebut merupakan bentuk kepatuhan Perseroan terhadap regulasi terbaru sekaligus upaya memperkuat tata kelola perusahaan sebagai BUMN.

“Penyesuaian ini merupakan bagian dari kepatuhan Perseroan terhadap regulasi yang berlaku sekaligus memastikan tata kelola perusahaan tetap berjalan optimal,” tutur BNI.

3. Pergerakan saham BNI

Berdasarkan data IDX Mobile, saham BNI ditutup menguat pada perdagangan sore ini, yakni sebesar 20 poin atau 0,47 persen ke Rp4.290 per lembar saham.

Sebelum pengumuman RUPST, saham BNI dibuka melemah pada level Rp4.150 per lembar. Investor melakukan transaksi senilai Rp431 miliar, di mana volume saham yang diperdagangkan sebanyak 102 juta lembar saham, dan frekuensi sebanyak 23,96 ribu kali.

BNI Tebar Dividen Rp13 Triliun, Investor Merapat! Mudik Gratis BNI 2026 Resmi Dibuka: Rute, Syarat, dan Cara Daftar Pendaftaran Mudik Gratis BUMN dengan BNI Sudah Dibuka