Indika Energy (INDY) bakal jual 7,5 juta saham hasil buyback

Ussindonesia.co.id , JAKARTA — PT Indika Energy Tbk. (INDY) berencana melepas sebanyak 7,5 juta saham hasil pembelian kembali (buyback) yang dilakukan pada 2020.

Corporate Secretary INDY Adi Pramono menyampaikan bahwa rencana tersebut dilakukan dalam rangka memenuhi ketentuan POJK 30/2017 tentang pembelian kembali saham yang dikeluarkan oleh emiten atau perusahaan publik.

“Perseroan berencana untuk menjual kembali 7.500.000 saham Perseroan hasil pembelian kembali tanggal 2, 3 dan 6 Juli 2020 (saham treasuri),” kata Adi dalam keterbukaan informasi, Senin (27/4/2026).

: Indika Energy (INDY) Serap Capex Rp2,32 Triliun pada 2025 Kembangkan Awak Mas

Adi menjelaskan, saham treasuri tersebut merupakan hasil buyback yang dilakukan perseroan pada 2 Juli 2020 sebanyak 2,3 juta saham, 3 Juli 2020 sebanyak 2,4 juta saham, serta 6 Juli 2020 sebanyak 2,8 juta saham, sehingga total mencapai 7,5 juta saham.

Adapun hingga tanggal keterbukaan informasi ini, seluruh saham hasil buyback tersebut masih dimiliki oleh perseroan sebagai saham treasuri.

: : Indika Energy (INDY) Catat Pendapatan Turun jadi Rp33,90 Triliun pada 2025

Lebih lanjut, INDY menyebutkan bahwa penjualan kembali saham treasuri akan dilakukan baik melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun di luar bursa, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dari sisi harga, perseroan memastikan bahwa harga penjualan tidak akan lebih rendah dari harga penutupan perdagangan satu hari sebelum transaksi atau rata-rata harga penutupan selama 90 hari terakhir, mana yang lebih tinggi.

: : Alva Grup Indika (INDY) Genjot Promosi Motor Listrik saat Harga Minyak Dunia Naik

Rencana pelepasan saham treasuri ini akan dilakukan dalam periode 11 Mei 2026 hingga 5 Juli 2026, dengan menunjuk perusahaan sekuritas yang merupakan anggota bursa untuk melaksanakan transaksi tersebut.

Manajemen menegaskan bahwa aksi korporasi ini tidak akan memberikan dampak terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha perseroan.

“Pelaksanaan pelepasan saham treasuri ini tidak akan berdampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan,” pungkas Adi.

Di lantai Bursa, saham INDY terpantau menguat 1,62% atau 60 poin ke level Rp3.760 per lembar pada penutupan perdagangan Senin (27/4/2026). Sepanjang tahun berjalan 2026, saham emiten terafiliasi Agus Lasmono Sudwikatmono itu telah melonjak 66,37%.

Indika Energy Tbk. – TradingView _____

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.