Awal 2026, BI serap surat utang pemerintah Rp23,69 triliun

Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Bank Indonesia (BI) melaporkan telah membeli surat berharga negara (SBN) yang diterbitkan pemerintah senilai Rp23,69 triliun pada awal 2026. 

Pada konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Rabu (21/2/2026), Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan bahwa pembelian SBN itu merupakan bentuk sinergi erat antara kebijakan moneter dan fiskal. 

“Bank Indonesia juga membeli SBN sebagai bentuk sinergi erat antara kebijakan moneter dan kebijakan fiskal yang pada 2026 hingga 20 Januari 2026 mencapai Rp23,69 triliun termasuk pembelian di pasar sekunder sebesar Rp13,21 triliun,” terangnya, dikutip Kamis (22/1/2026).

: Hampir Dua Kali Lipat Pemerintah, BI Suntik Likuiditas Rp397,9 Triliun untuk Perbankan Awal 2026

Perry menyebut pembelian SBN itu juga merupakan salah satu bentuk upaya bank sentral dalam melakukan ekspansi likuiditas rupiah.

Pembelian SBN dari pasar sekunder itu, terangnya, dilakukan sesuai dengan mekanisme pasar, terukur, transparan serta konsisten dengan program moneter dalam menjaga stabilitas perekonomian. 

: : BI Gelontorkan Insentif Likuiditas Rp397,9 Triliun per Januari 2026, Terbesar ke Himbara

Pada 2025 lalu, tepatnya pada konferensi pers hasil RDG Desember 2025, BI melaporkan pembelian SBN pemerintah mencapai tembus total Rp327,45 triliun sampai dengan 16 Desember 2025. 

Sejalan dengan hal tersebut, bank sentral dalam upaya menambah likuiditas rupiah dilakukan dengan menurunkan porsi instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Nilainya turun dari awal 2025 sebesar Rp916,97 triliun menjadi Rp739 triliun pada akhir tahun lalu atau berkurang hingga Rp177,9 triliun. 

: : Himbara Buka Suara Soal Efek Guyuran Likuiditas Purbaya Minim ke Performa Kredit

“Serta berlanjut turun menjadi Rp694,04 triliun pada 20 Januari 2026,” terang Perry. 

Adapun pada RDG Januari 2026, BI memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di level 4,75% di tengah pelemahan nilai tukar rupiah yang tembus di atas Rp16.900 per dolar Amerika Serikat (AS).