
Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Emiten jasa sistem proteksi kebakaran, PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk. (NAIK) mengumumkan akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 kepada investor senilai Rp9,98 miliar atau setara Rp3 per saham.
Direktur Keuangan & Corporate Secretary NAIK Yana Maryanah mengungkapkan pembagian dividen tersebut telah sesuai dengan hasil RUPS Tahunan yang digelar pada 21 April 2026, di mana ditetapkan pembagian dividen tunai kepada investor senilai Rp9.982.182.042 yang bersumber dari laba bersih tahun 2025.
“Perseroan akan membagikan total dividen tunai untuk periode tahun buku 2025 senilai Rp9.982.182.042 atau setara Rp3 per saham,” kata Yana di keterbukaan informasi, Kamis (23/4/2026).
: Laba Adiwarna Anugerah (NAIK) Melonjak 134,4% per 2024
Adapun jadwal pembagian dividen NAIK antara lain, akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan negosiasi pada 29 April 2026. Sementara itu, tanggal perdagangan saham tanpa hak dividen (ex dividen) di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 30 April 2026.
Kemudian cum dividen di pasar tunai pada 4 Mei 2026, dengan ex dividen di pasar tunai pada 5 Mei 2026. Sementara itu, tanggal daftar pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen atau recording date 4 Mei 2026.
: : Resmi Listing di Bursa, Waran Adiwarna Anugerah (NAIK) Terbang 5.200%
“Tanggal pembayaran dividen tunai NAI pada 22 Mei 2026,” tambah Yana.
Yana menuturkan jadwal pelaksanaan dan tata cara pembayaran dividen tersebut telah dikoordinasikan dengan BEI, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan Biro Administrasi Efek perseroan.
: : Adiwarna Anugerah (NAIK) Raup Dana IPO Rp80,25 Miliar, Intip Rencananya
Perseroan juga menegaskan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 kepada pemegang saham NAIK, sebagaimana disebutkan dan tidak akan mempengaruhi kelangsungan usaha perseroan.
Sebagai informasi, NAIK mencetak laba bersih senilai Rp30,70 miliar sepanjang 2025. Sementara itu, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya adalah sebesar Rp1 miliar.
Sementara itu, total ekuitas NAIK tercatat sebesar Rp210,79 miliar sampai akhir Desember 2025.
_____
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.