
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) berencana untuk mengeksekusi aksi korporasi berupa Pelaksanaan Penambahan Modal Hak Tanpa Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHTMETD) alias privat placement.
Dalam skema private placement, LOPI berencana menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 110.001.129 lembar saham atau maksimal 10% dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh, dengan nilai nominal Rp 25 per saham.
Harga pelaksanaan saham private placement paling sedikit 90% dari rata-rata harga penutupan saham LOPI selama kurun waktu 25 hari bursa berturut-turut di pasar reguler sebelum tanggal permohonan pencatatan saham tambahan hasil private placement.
Mulanya, aksi korporasi ini meminta restu dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada 2 Juni 2026 lalu. Namun, dalam rapat tersebut tidak ada keputusan yang sah lantaran kuorum kehadiran yang dipersyaratkan tidak terpenuhi.
IHSG Melesat 4,82% pada Sesi I Selasa (9/6), Saham ANTM Terbang Hampir 12%
“Sehubungan dengan hal tersebut, perusahaan akan menyelenggarakan RUPSLB kedua pada Jumat 19 Juni mendatang,” kata manajemen LOPI dalam keterangannya, Senin (8/6/2026).
Adapun Sesuai ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, pemanggilan RUPSLB Kedua akan dilakukan pada tanggal 11 Juni 2026.
Rincian Penggunaan Dana
LOPI mengungkapkan seluruh dana yang diperoleh dari pelaksanaan private placement setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk pengembangan usaha perusahaan atau entitas anak, termasuk untuk modal kerja, pembelian aset serta pengembangan kegiatan operasional.
Selanjutnya, sebagian dana akan digunakan untuk penambahan kantor dan/atau gudang guna mendukung kegiatan operasional dan pemenuhan kontrak Project Sihren Kementerian Kesehatan bersama GEHC Indonesia, dengan tetap memenuhi ketentuan dan perizinan yang berlaku.
Selain itu, sebagian dana juga akan digunakan sebagai tambahan modal pada entitas anak LOPI, yaitu PT Wise Manajemen Indonesia, guna mendukung peningkatan kegiatan usaha dan penjualan.
Rupiah Spot Menguat 0,28% ke Rp 18.137 per Dolar AS pada Selasa (9/6) Siang
Setelah PMTHMETD, jumlah aset dan jumlah ekuitas LOPI akan mengalami peningkatan masing-masing sebesar 2,50% dan 4,25% yang bersumber dari dana yang diperoleh dari pelaksanaan PMTHMETD.