
Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,44% mendekati level psikologis 9.000 pada perdagangan sesi I hari ini, Kamis (8/1/2026). Sejumlah saham konglomerat seperti RAJA hingga PTRO ikut menguat seiring kenaikan IHSG ini.
Berdasarkan data RTI Infokom, IHSG bergerak pada level 8.930-9.003 sepanjang sesi I dan ditutup menguat 0,44% atau 39,66 poin menuju level level 8.984,47.
Sebanyak 362 saham menguat, 311 saham melemah, dan 137 saham stagnan. Kapitalisasi pasar IHSG mencapai Rp16.434 triliun.
: IHSG Cetak ATH Lagi! Saham ADRO hingga BBRI Naik ke Zona Hijau
Saham konglomerat seperti RAJA milik Happy Hapsoro menguat pada sesi I hari ini. Saham RAJA naik 6,44% ke level Rp7.850 per saham.
Lalu saham PTRO milik Prajogo Pangestu juga menguat siang ini. Saham PTRO naik 4,21% ke level Rp12.375 per saham. Demikian juga saham ADRO milik Garibaldi ‘Boy’ Thohir yang naik 2,99% ke level Rp2.070 per saham.
: : Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 8 Januari 2026
Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menjelaskan penguatan IHSG hingga menembus level 9.000 memberikan peluang yang lebih besar bagi IHSG untuk dapat menyentuh 10.000.
“Meskipun ada tensi geopolitik yang tengah terjadi saat ini, pelaku pasar lebih cenderung bersikap optimistis,” ucap Nico, Kamis (8/1/2026).
: : Ramai-Ramai Asing Masuk Kala IHSG Terus Cetak Rekor Baru
Dia menjelaskan sejumlah hal yang menjadi perhatian pelaku pasar dan investor saat ini adalah akselerasi perekonomian Indonesia, optimalisasi program andalan, ruang pemangkasan tingkat suku bunga Bank Indonesia, dan ruang pemangkasan tingkat suku bunga The Fed.
Namun, lanjut Nico, sejumlah sentimen negatif juga perlu menjadi perhatian. Sentimen tersebut seperti tensi geopolitik yang masih menjadi ancaman pelaku pasar dan investor.
Lalu adanya potensi hal yang sama akan dilakukan oleh China terhadap Taiwan, dengan Jepang yang juga sudah bersiap membantu Taiwan. Jepang merupakan sekutu dekat Amerika, yang akan membuat Amerika juga akan membantu Jepang.
Di sisi lain, China juga tidak sendiri, ada Rusia dan Korea Utara yang siap membantu. Oleh sebab itu, apa yang dilakukan oleh Amerika menjadi pemicu bagi negara lain untuk melakukan hal yang sama.
“IHSG juga tetap harus berhati-hati, karena secara teknikal, saat ini sudah overbought, yang memberikan potensi untuk mengalami penurunan,” tutur Nico.
_______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.