
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 38,500 poin atau 0,60 persen ke 6.332,179 pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (20/5). Penutupan itu bertepatan dengan selesainya pidato Presiden Prabowo Subianto mengenai kerangka Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2027.
Sementara indeks LQ45 ditutup naik 0,231 poin (0,04 persen) ke 635,052. Sebanyak 165 saham naik, 521 saham turun, dan 128 saham stagnan.
Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 1.600.448 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 27,555 miliar saham senilai Rp 13,677 triliun.
Saham-saham top losers siang ini di antaranya Chandra Asri Pacific (TPIA) turun 460 poin atau 14,74 persen ke 2.660; BSA Logistics Indonesia (WBSA) turun 135 poin atau 14,67 persen ke 785; Barito Renewable Energy (BREN) turun 270 poin atau 8,94 persen ke 2.750; Abadi Nusantara Hijau Investama (PACK) turun 28 poin atau 7,57 persen ke 342.
Mengutip data Bloomberg, nilai tukar rupiah siang ini melemah 1 poin (0,01 persen) di Rp 17.707 terhadap dolar AS.
Berikut kondisi bursa saham Asia siang ini:
Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 985,402 poin (1,63 persen) ke 59.565,199
Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 152,060 poin (0,59 persen) ke 25.645,789
Indeks SSE Composite di China turun 17,330 poin (0,42 persen) ke 4.152,209
Indeks Straits Times di Singapura turun 35,299 poin (0,70 persen) ke 5.037,040
Target Prabowo pada 2027
Prabowo menargetkan ekonomi Indonesia tumbuh mencapai 5,8 persen hingga 6,5 persen di 2027. Target tersebut juga dipatok dalam rangka mempercepat transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Pemerintah mengusulkan kisaran indikator ekonomi makro yang digunakan sebagai asumsi dasar penyusunan RAPBN 2027,” ujar Prabowo dalam rapat paripurna DPR RI, Rabu (20/5).
Prabowo mengungkapkan pembahasan KEM PPKF telah disusun dengan mempertimbangkan berbagai dinamika global dan melihat potensi pemulihan ekonomi nasional di tahun depan.
Selanjutnya, untuk inflasi diperkirakan dapat mencapai 1,5 persen hingga 3,5 persen tahun depan. Lalu, nilai tukar rupiah menjadi Rp 16.800 hingga Rp 17.500 per dolar AS. Kemudian tingkat suku bunga SBN 10 Tahun berada di kisaran 6,5 persen sampai dengan 7,3 persen.
Sementara harga minyak mentah Indonesia senilai USD 70 hingga USD 95 per barel, lifting minyak bumi 602 ribu hingga 615 ribu barel per hari, dan lifting gas 934 ribu hingga 977 ribu barel setara minyak per hari.