
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Emiten jasa pertambangan PT Samindo Resources Tbk (MYOH) mengumumkan pembentukan anak usaha baru yang bernama PT Sentra Terra Indonesia (STI).
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), STI didirikan pada 23 Januari 2026 sesuai dengan akta No. 18 tanggal 19 Januari 2026 dan telah mendapat pengesahan pendirian dari Kementerian Hukum No. AHU-0006175.AH.01.01.TAHUN 2026 tanggal 23 Januari 2026.
“STI akan melakukan kegiatan usaha di bidang real estate, konstruksi, penyediaan makanan dan minuman, serta aktivitas penunjang lainnya,” tulis Corporate Secretary Samindo Resources Ahmad Zaki Natsir dalam keterbukaan informasi, Senin (26/1/2026).
Rupiah Ditutup menguat ke Rp 16.782 Per Dolar AS Hari Ini (26/1), Won Paling Perkasa
MYOH menjadi pemegang saham mayoritas STI dengan jumlah saham sebanyak 2.697.300 saham (99,9%) atau senilai Rp 269,73 miliar. Di sisi lain, PT Trasindo Murni Perkasa menggenggam 2.700 saham (0,1%) saham STI atau senilai Rp 270 juta.
Manajemen MYOH menyebut bahwa pendirian STI akan memberikan dampak positif bagi perkembangan bisnis perusahaan, khususnya dalam diversifikasi usaha di bidang properti dan penunjang lainnya.
“Laporan keuangan STI akan dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan perusahaan,” tandas Ahmad.
MYOH Chart by TradingView