
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Kinerja PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) merosot sepanjang tahun 2025. Pendapatan usaha anak usaha PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) ini tercatat Rp 386,08 miliar sepanjang 2025. Ini turun 44,37% dari Rp 694,04 miliar di tahun 2024.
Segmen penjualan tanah, rumah tinggal, dan ruko berkontribusi mayoritas, yaitu Rp 260,40 miliar. Lalu, segmen hotel Rp 52,52 miliar, segmen penjualan tanah dan bangunan strata title Rp 3,81 miliar, segmen lain-lain Rp 66,64 miliar, dan segmen sewa Rp 2,94 miliar.
Beban pokok penjualan ikut turun ke Rp 143,19 miliar di tahun 2025, dari sebelumya Rp 296,52 miliar pada tahun sebelumnya.
Laba Bersih Terkoreksi pada 2025, Simak Rekomendasi Saham PGN (PGAS)
Laba kotor pun menjadi Rp 242,88 miliar per akhir Desember 2025, turun 38,59% secara tahunan. SMDM mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih sebesar Rp 22,11 miliar di 2025. Ini amblas 82,13% secara tahunan dari Rp 123,77 miliar di 2024.
Dengan kinerja tersebut, laba per saham dasar menjadi Rp 4,63 sepanjang tahun lalu, terpangkas dari Rp 25,94 di 2024.
Per 31 Desember 2025, SMDM punya jumlah aset Rp 3,53 triliun. Ini naik dari Rp 3,46 triliun per 31 Desember 2024.
Jumlah liabilitas perusahaan sebesar Rp 269,51 miliar di akhir Desember 2025, turun dari Rp 251,61 miliar di akhir Desember 2024. Sementara, jumlah ekuitas tercatat Rp 3,26 triliun per akhir 2025, naik dari Rp 3,21 triliun di akhir tahun 2024.
SMDM memiliki kas dan setara kas akhir tahun sebesar Rp 151,79 miliar di akhir Desember 2025, turun dari Rp 276,10 miliar di periode sama tahun lalu.