Patenkan sistem dispenser baru, Samcro (ACRO) incar pertumbuhan laba

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (ACRO) telah menuntaskan pengajuan paten untuk teknologi terbarunya, yakni Sistem Dispenser Velcro yang dirancang dengan konsep Simple & Loss-Free. 

Sistem anyar tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi masalah penyimpanan dan meminimalisir tingkat kerugian alias loss rate material secara drastis. 

Direktur Utama Samcro Hyosung Adilestari Chung Tae Sung memproyeksikan teknologi ini akan meningkatkan kecepatan operasional hingga 20% di sektor logistik dan seluruh lini manufaktur.   

IHSG Anjlok 1,24% ke 9.021,5 di Sesi Pertama, Top Losers LQ45: UNTR, ASII, CTRA

“Tak hanya itu, produk ini diharapkan menjadi kunci bagi ACRO untuk mendominasi pasar business to consumer (B2C) di produk kebutuhan sehari-hari,” tulisnya dalam keterangan resmi, Rabu (21/1). 

Melalui paten ini, ACRO memperluas cakupan bisnisnya dari sekadar manufaktur Velcro menjadi pemain utama di pasar Solusi Pengemasan (Packaging Solution), mencakup berbagai jenis pengemasan pita (tape) dan ban (band).  

Untuk mendukung rencana ekspansi ke bisnis Solusi Pengemasan, ACRO berencana untuk memperkuat kapabilitas riset dan pengembangannya, termasuk menjajaki potensi kolaborasi dengan institusi akademis dan firma desain. 

Pemulihan Kinerja Indofood CBP (ICBP) Akan Terlihat di 2026, Cek Rekomendasi Sahamnya

“Kami menargetkan pendapatan dari lini bisnis baru ini mulai terealisasi pada semester kedua di 2026,” kata Chung. 

Manajemen ACRO optimistis bahwa komersialisasi produk paten ini, yang memiliki margin keuntungan yang jauh lebih tinggi, yang akan berkontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan

ACRO menargetkan inovasi ini dapat mendorong pertumbuhan laba operasional alias operating profit pada tahun fiskal 2026 dibandingkan kinerja bisnis konvensional.