Dialihkan dari Danantara, BP BUMN kuasai lebih banyak saham Telkom

Jakarta, IDN Times – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mengumumkan pengalihan saham Seri B milik PT Danantara Asset Management (Persero) atau DAM ke Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN).

Berdasarkan keterangan Telkom yang disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (7/1/2026), persentase saham Seri B yang dialihkan ialah sebanyak 0,52 persen.

1. BP BUMN kuasai lebih banyak saham Telkom

Dengan transaksi pengalihan itu, maka yang sebelumnya BP BUMN hanya mengantongi 1 lembar saham Seri A Dwiwarna, kini menjadi 1 lembar saham Seri A Dwiwarna dan 516.023.535 lembar saham Seri B.

Adapun DAM kini mengantongi 51.086.330.024 lembar saham Seri B PT Telkom Indonesia.

2. Dilaksanakan berdasarkan UU BUMN terbaru

SVP Corporate Secretary Telkom Indonesia, Jati Widagdo mengatakan pengaihan itu dilakukan sesuai ketentuan Undang-Undang (UU) nomor 16 tahun 2025 yang merupakan perubahan keempat UU BUMN nomor 19 tahun 2003.

“Perubahan ini juga telah dicatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 6 Januari 2026,” tulis Jati dikutip dari surat keterangan Telkom.

3. Rincian kepemilikan saham negara pada Telkom Indonesia

Dengan pengalihan itu, maka Pemerintah Indonesia tetap menjadi pemegang saham pengendali (Ultimate Beneficial Owner) Telkom Indonesia dengan kepemilikan langsung 1 lembar saham Seri A Dwiwarna melalui BP BUMN.

Kemudian, Pemerintah juga mengantongi kepemilikan langsung sebanyak 516.023.535 saham seri B. Lalu, ada kepemilikan tidak langsung sebanyak 51.086.330.024 saham Seri B melalui PT DAM yang terkonsolidasi pada Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Bos Telkom Buka Peluang IPO InfraNexia Usai Spin Off Aset Fiber Telkom Lepas Aset dan Bisnis Fiber Optik Rp90 T ke InfraNexia Susunan Komisaris-Direksi Baru Telkom Indonesia