Rimau Group siap akuisisi GRPM, teken termsheet pengambilalihan 80% saham

Ussindonesia.co.id , JAKARTA — PT Graha Prima Mentari Tbk. (GRPM) mengumumkan rencana aksi korporasi strategis setelah menerima pemberitahuan penandatanganan termsheet terkait pengambilalihan saham perseroan oleh perusahaan afiliasi kelompok usaha Rimau Group.

Direktur Utama GRPM, Agus Susanto, menyampaikan bahwa pada 12 Februari 2026 telah ditandatangani perjanjian awal (non-binding agreement) antara pemegang saham perseroan dengan PT Tunas Binatama Lestari, entitas yang bergerak di bidang perdagangan dan pertambangan batu bara serta bagian dari Rimau Group.

“Perseroan telah menerima pemberitahuan bahwa pada tanggal 12 Februari 2026 telah ditandatangani suatu termsheet antara pemegang saham Perseroan, dengan PT Tunas Binatama Lestari, yang merupakan bagian dari kelompok usaha Rimau Group, sehubungan dengan rencana pengambilalihan saham Perseroan,” kata Agus di keetrbukaan infromasi, Jumat (13/2/2026).

: Bantuan Prima Multi (PMUI) dari IPO untuk GRPM, Emiten Distributor Coca-Cola

Kesepakatan awal tersebut mencakup rencana pengambilalihan sebanyak 1.236.000.000 saham atau sekitar 80% kepemilikan GRPM. Rinciannya terdiri atas penjualan 1.091.851.700 saham (70,67%) milik PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk. (PMUI) serta 144.148.300 saham (9,33%) milik Agus Susanto.

Manajemen menegaskan bahwa dokumen yang telah ditandatangani masih bersifat tidak mengikat dan transaksi belum final. Kelanjutan aksi korporasi tersebut masih bergantung pada sejumlah tahapan, termasuk proses uji tuntas (due diligence), pemenuhan persyaratan internal para pihak, penandatanganan perjanjian definitif, serta persetujuan regulator dan otoritas bursa.

: : Suspensi Dibuka Bursa, Saham Distributor Coca-Cola (GRPM) Merah Merona

Persetujuan yang dimaksud mencakup otorisasi dari Bursa Efek Indonesia serta Otoritas Jasa Keuangan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam keterbukaan informasi, perseroan menegaskan bahwa rencana transaksi tersebut saat ini belum memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, posisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.

: : Nagita Istri Sultan Andara Raffi Ahmad Akuisisi Satu Visi (VISI), Bersiap jadi Pengendali

Langkah akuisisi ini dipandang sebagai sinyal awal potensi perubahan struktur pengendali di tubuh GRPM, sekaligus membuka peluang masuknya investor strategis baru dari sektor energi dan sumber daya, apabila seluruh tahapan transaksi berhasil diselesaikan.

Profil Rimau Group

Rimau Group merupakan grup usaha terintegrasi yang bergerak di bidang pertambangan batu bara, pelayaran (tugboat dan barge), perdagangan, serta energi melalui pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Indonesia. Didirikan pada Desember 2009, perusahaan ini didukung fasilitas penunjang lengkap seperti pelabuhan muat serta memiliki komitmen terhadap pembangunan daerah melalui kontribusi energi dan program tanggung jawab sosial berkelanjutan.

______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.