
Ussindonesia.co.id , JAKARTA — PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) membuka peluang untuk melakukan penyesuaian rencana penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).
Berdasarkan keterbukaan Bursa Efek Indonesia, Senin (16/2/2026), manajemen BUKA saat ini tengah melakukan evaluasi atas rencana realisasi penggunaan dana IPO.
“Setiap penyesuaian, apabila ada, akan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan akan disampaikan kepada para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan terdekat,” tulis manajemen BUKA.
: Bukalapak Dicecar BEI Soal Sisa Dana IPO Rp4,28 T, Ini Jawaban BUKA
BUKA menjelaskan belum terealisasinya sisa dana IPO tidak disebabkan oleh kendala operasional, regulasi, maupun hambatan material lainnya.
Penyesuaian realisasi dana terutama dipengaruhi oleh dinamika kondisi makroekonomi serta perkembangan industri yang relevan dengan kegiatan usaha Perseroan dan Entitas Anak, yang mendorong Perseroan untuk menerapkan pendekatan yang lebih selektif dan hati-hati dalam penyaluran dana.
: : Bukalapak (BUKA) Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp420 Miliar dari Kas Internal
Adapun, berdasarkan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum per 31 Desember 2025, BUKA telah merealisasikan dana sebesar Rp17,04 triliun atau 77,81% dari total dana IPO yang diterima sebesar Rp21,9 triliun.
Sementara itu, sisa dana sebesar Rp4,28 triliun atau 19,56% masih ditempatkan dalam bentuk deposito, giro, dan obligasi. Instrumen tersebut dipilih karena memiliki tingkat risiko yang rendah, likuiditas yang memadai, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
: : Rapor Kuartal III/2025: Rugi GOTO dan Blibli (BELI) Susut, Bukalapak (BUKA) Cetak Laba
Manajemen BUKA memastikan realisasi dana IPO hingga 31 Desember 2025 tidak menimbulkan dampak material terhadap kinerja operasional Perseroan. Kegiatan usaha Perseroan tetap berjalan sejalan dengan strategi bisnis yang telah ditetapkan.
Merujuk laporan realisasi penggunaan dana hasil IPO yang dikutip Minggu (18/1/2026), BUKA menggunakan dana IPO ini untuk berbagai macam penggunaan. Pertama, modal kerja BUKA senilai Rp7,61 triliun. Kedua, modal kerja PT Buka Mitra Indonesia senilai Rp1,22 triliun. Ketiga, modal kerja PT Buka Usaha Indonesia Rp16,96 miliar.
Keempat, modal kerja PT Buka Pengadaan Indonesia Rp35,61 miliar. Kelima, modal kerja Bukalapak Pte. Ltd. Rp1,05 miliar. Keenam, modal kerja PT Five Jack Rp26,2 miliar.
Terakhir adalah untuk pertumbuhan dan atas pengembangan usaha perseroan dan entitas anak dan modal kerja entitas anak selain yang sudah disebutkan sebesar Rp8,09 triliun.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.