SMGR-KRAS alihkan saham seri B milik Danantara ke BP BUMN

Jakarta, IDN Times – Dua BUMN di industri manufaktur mengalihkan sebagian saham Seri B yang sebelumnya dikuasai PT Danantara Asset Management (Persero) atau DAM ke Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN).

Dua BUMN itu adalah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS). Berikut rinciannya.

1. Semen Indonesia

Berdasarkan surat yang disampaikan manajemen SMGR melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (7/1/2026), saham Seri B milik PT DAM yang dialihkan ke BP BUMN ialah sebesar 0,51 persen atau 34.570.229 lembar saham Seri B.

Sekretaris Perusahaan SMGR, Vita Mahreyni mengatakan, pengalihan itu dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2025 yang merupakan perubahan keempat UU BUMN Nomor 19 Tahun 2003.

“Pengalihan saham milik PT Danantara Asset Management (Persero) (selanjutnya disebut DAM) kepada Badan Pengaturan BUMN (selanjutnya disebut BP BUMN) dalam rangka pelaksanaan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025,” tulis Vita dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Melalui transaksi itu, maka saham Seri B yang dialihkan dari PT DAM akan diklasifikasikan sebagai saham Seri A Dwiwarna. Dengan demikian, Negara melalui Kepala BP BUMN mengantongi 1 persen saham Seri A Dwiwarna pada SMGR.

Pemerintah juga mengantongi kepemilikan langsung sebanyak 34.570.229 lembar saham seri B, dan kepemilikan tidak langsung saham Seri B melalui PT DAM sebanyak 3.442.352.775 lembar yang terkonsolidasi pada Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

2. Krakatau Steel

Saham Seri B milik PT DAM di Krakatau Steel yang dialihkan ke BP BUMN sebesar 0,99 persen atau setara 154.771.174 lembar saham Seri B.

Melalui transaksi itu, maka saham Seri B yang dialihkan dari PT DAM akan diklasifikasikan sebagai saham Seri A Dwiwarna. Dengan demikian, Negara melalui Kepala BP BUMN mengantongi 1 persen saham Seri A Dwiwarna pada SMGR.

Pemerintah juga mengantongi kepemilikan langsung sebanyak 154.771.174 lembar saham seri B, dan kepemilikan tidak langsung saham Seri B melalui PT DAM sebanyak 15.322.346.345 lembar yang terkonsolidasi pada Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

3. Kepemilikan Pemerintah sebagai pemegang saham pengendali bertambah

Dampak dari transaksi di dua BUMN manufaktur itu tidak mengubah status Pemerintah Indonesia sebagai pemegang saham pengendali (Ultimate Beneficial Owner), dengan kepemilikan langsung saham Seri A Dwiwarna melalui BP BUMN.

Akan tetapi, Pemerintah juga mengantongi kepemilikan langsung lembar saham seri B sebanyak 34.570.229 pada SMGR, dan 154.771.174 pada KRAS.

Selain itu, Pemerintah juga mengantongi kepemilikan tidak langsung saham Seri B melalui PT DAM sebanyak 3.442.352.775 pada SMGR, dan 15.322.346.345 lembar pada KRAS yang terkonsolidasi pada Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.