Dua komisaris kompak lepas jutaan saham TOWR, 2 pekan usai kantongi jatah MESOP

Ussindonesia.co.id – , JAKARTA — Dua komisaris PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) melepas jutaan lembar saham emiten menara tersebut dengan nilai transaksi mencapai miliaran rupiah.

Pelepasan saham emiten terafiliasi Grup Djarum itu pun dilakukan dua pekan setelah para komisaris menerima saham dari program kepemilikan saham oleh manajemen dan karyawan atau management and employee stock option program (MESOP).

Berdasarkan keterbukaan informasi, Kamis (29/1/2026), Komisaris Utama TOWR Kenny Harjo tercatat melepas sebanyak 6,95 juta saham TOWR pada Rabu (28/1/2026) pada level harga Rp546 per saham. Aksi divestasi tersebut menyebabkan kepemilikan Kenny di saham TOWR menyusut menjadi 1,59 juta saham, dengan hak suara turun menjadi 0,0026% .

: Rights Issue Jumbo TOWR hingga WIFI pada 2025, Raup Dana Rp34,47 Triliun

Sebelumnya, tepatnya pada Rabu (14/1/2026), manajemen TOWR melalui keterbukaan informasi juga melaporkan bahwa Kenny memperoleh 8,54 juta saham melalui pelaksanaan MESOP dengan harga pelaksanaan Rp444 per unit. Hal itu membuat porsi hak suara Kenny Harjo naik dari nol menjadi 0,0145%.

Penyusutan juga terjadi pada saat yang sama bagi kepemilikan Komisaris TOWR Ario Wibisono. Ario juga sebelumnya menerima 8,54 juta saham MESOP pada Rabu (14/1/2026) sehingga kepemilikannya di TOWR naik dari 241,65 juta saham menjadi 250,19 juta unit atau setara 0,4234% hak suara.

: : Jajaran Direksi TOWR Kompak Dapat Jatah Puluhan Juta Saham MESOP Emiten Grup Djarum

Kemarin, Rabu (28/1/2026), Ario menjual 6,95 juta saham TOWR dengan harga Rp546 per saham. Alhasil, kepemilikannya turun menjadi 243,24 juta saham dengan porsi hak suara menyusut ke 0,4115% .

Adapun, seluruh transaksi tersebut diklasifikasikan sebagai divestasi dan tidak mengubah status kepemilikan pengendali di TOWR.

: : Emiten Grup Djarum (TOWR) Tebar Dividen Rp6,87 per Saham, Catat Jadwalnya!

Jajaran Direksi TOWR Kantongi Saham MESOP

Selain komisaris, jajaran direksi Sarana Menara Nusantara pun mendapatkan jatah puluhan juta lembar saham TOWR melalui skema MESOP.

Dalam catatan Bisnis, manajemen TOWR melaporkan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/1/2026), tiga orang Direktur TOWR yakni Eko Santoso Hadiprodjo, Indra Gunawan, dan Anita Anwar mendapat jatah saham melalui MESOP.

Ketiganya secara berurutan masing-masing memperoleh sebanyak 35,6 juta lembar; 27,5 juta lembar; dan 35,6 juta lembar dengan harga seragam Rp444 per lembar.

Jika dikalkulasikan, maka nilai saham MESOP yang diterima Eko Santoso Hadiprodjo, Indra Gunawan, dan Anita Anwar secara berurutan masing-masing senilai Rp15,80 miliar; Rp12,21 miliar, dan Rp15,80 miliar.

Setelah transaksi tersebut, jumlah saham TOWR yang dikempit Eko Santoso Hadiprodjo tercatat sebanyak 39,60 juta lembar atau setara dengan 1,067% hak suara, melonjak signifikan dibandingkan dengan sebelumnya sebanyak 3,99 juta lembar atau setara dengan 0,0068%.

Selanjutnya, jumlah saham yang dimiliki Indra Gunawan melonjak signifikan dari 1,16 juta (0,002%) menjadi 36,77 juta lembar (0,062%).

Sementara itu, Anita Anwar setelah transaksi tersebut tercatat menggenggam sebanyak 27,51 juta lembar saham TOWR atau setara dengan 0,046%, naik signifikan dari sebelumnya 2.600 lembar (0,00%).

—————————–

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.